Pusnas RI dan Pusda Sumsel Gelar Diklat, Ini Tujuannya


Arie Perdana Putra 2019-07-22 15:50:28 Palembang 60 kali

Plt Kadis Pusda Sumsel, Mislena

PALEMBANG, Kabar28.com,- Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Pusnas RI, bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Daerah (Pusda) Sumsel melaksanakan pembukaan pendidikan dan pelatihan manajemen perpustakaan angkatan VI dan kepala perpustakaan angkatan V tahun anggaran 2019, di salah satu hotel Kota Palembang, Senin (22/7/2019).

Kepala Sub Bidang Program dan Kurikulum Pusdiklat Perpustakaan Nasional RI, Agus Supriana mengatakan, Diklat tersebut diadakan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan attitude (sikap).

"Diklat ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi guru yang menjadi kepala perpustakaan, agar mereka update pengetahuannya," ujarnya.

Lanjutnya, Diklat tersebut mengarah kepada peningkatan kompetensi, kompetensi mereka harus diupdate terus.

"Mereka selama ini hanya mengetahui buku saja, rak-rak yang diisi dengan bermacam buku, jika dilihat kalau diperdalam ternyata perpustakaan ilmunya banyak bisa dibilang multi disiplin ilmu, nanti akan kelihatan perpustakaan yang satu 
hal yang harus dipelajari," ungkapnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Pusda Sumsel, Mislena mengatakan, diklat tersebut khusus untuk Kepala Perpustakaan Sekolah SMP dan SMA di Sumsel angkatan VI.

"Kita hanya 2 orang ke pusat karena orangnya terbatas. Untuk percepatan kita mengacu kepada nasional, kita harus bekali mereka dengan ilmu-ilmu perpustakaan, agar perpustakaan mereka cepat berkembang untuk ditularkan kepada yang lain," jelasnya. 

Ditambahkannya, untuk perpustakaan sudah ada dana sendiri yakni bantuan operasional sekolah, ada kepala sekolah yang sudah care dengan perpustakaan dan ada juga yang belum, maka semuanya kita himbau, supaya harus berstandar nasional, mulai dari perpustkaan dari SD, SMP dan SMA semuanya harus standar nasional, salah satunya yakni luas ruangannya, koleksi bukunya.

"Harapan kita supaya untuk pengelolaan antara arsip dan perpustakaan harus dipisahkan, supaya lebih fokus, itu tergantung dengan pimpinan dan kebijakan masing-masing kepala daerah baik di kabupaten ataupun di kota. Terlebih kami harapkan kepada peserta apa yang didapat di dalam diklat ini bisa ditularkan dengan yang lainnya," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close