Perempuan Bawa Anjing Masuk Masjid Juga Dipolisikan atas Penganiayaan


Arie Perdana Putra 2019-07-02 14:05:13 Hukum 28 kali

Tim Advokat Masjid Al Munawaroh, Endy Kusuma Hermawan

BOGOR,-  Setelah ditetapkan menjadi tersangka penodaan agama, perempuan pembawa anjing ke masjid, SM, kini dipolisikan atas dugaan penganiayaan. SM juga sebelumnya dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Munawaroh.

"Hasil koordinasi kami kemarin dengan Kanit Unit 2 bahwa untuk penistaan agamanya sudah berjalan prosesnya. Lalu penganiayaannya juga sudah berjalan prosesnya di Polres Bogor, di Unit 1. Untuk penganiayaan korbannya adalah Pak Ishaq, Keamanan Masjid Al Munawaroh. Sekarang kami melaporkan untuk pasal 310 pencemaran nama baik karena SM menuduh DKM Al Munawaroh akan menikahkan suaminya di masjid," kata tim advokat Masjid Al Munawaroh, Endy Kusuma Hermawan, di Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, Selasa (2/7/2019).

Endy mengatakan salah seorang pengurus DKM Al Munawaroh sedang diperiksa polisi atas laporan dugaan pencemaran nama baik. Sebanyak 17 orang advokat turut mengawal kasus ini. 

"Kami kemarin sudah membuat laporan polisi dan sekarang Sekretaris DKM Al Munawaroh, Pak Ruslan, sedang memberikan keterangan didampingi oleh Tim Advokat Masjid Jami Al Munawaroh," ujarnya.

Dia sudah menyiapkan sejumlah saksi dan bukti. Hasil visum atas laporan dugaan penganiayaan terhadap pengurus DKM juga sudah diserahkan ke penyidik.

"Kalau visum sudah. Kita sudah dilakukan visum dan itu prosesnya juga sudah berjalan. Hanya mungkin untuk status tersangkanya di pasal 156-nya yang sudah menjadi tersangka," ujarnya. 

SM sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan penodaan agama. SM juga langsung ditahan. 

"Berdasarkan alat bukti beberapa keterangan saksi sejumlah lima dan persesuaiannya dan barang bukti berupa rekaman video serta pakaian dan sepatu yang digunakan SM masuk ke dalam masjid, penyidik meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan menaikkan status SM menjadi tersangka," kata Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena dalam keterangannya. (red)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close