Oknum di Disdikbud OI Diduga Lakukan Pungli. Modusnya Jual Kalender dan Sosialisasi Full Day School


Arie Perdana Putra 2019-06-28 16:20:30 Ogan Ilir 89 kali

Ilustrasi

INDRALAYA, Kabar28.com,- Dugaan pungutan liar (pungli) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Ilir (OI) kembali beredar.

Adapun, modus yang dilakukan tersebut ialah menjual kalender, melakukan sosialisasi full day scool serta sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

AZ, salah satu kepala sekolah mengatakan, pada hari Senin (24/6/2019) lalu, pihaknya mendapat pesan whatsaap dari dinas pendidikan untuk menghadiri sosialisasi full day school di SDN 7 Tanjung Raja.

"Kami diperintahkan membawa uang sebesar Rp100 ribu, untuk membeli kalender dan petunjuk teknis (juknis) PPDB," katanya.

Menanggapi hal ini Kepala Seksi Peserta Didik dan Prestasi Siswa, HM. Rusli Bastoni mengatakan, memang benar pihaknya meminta uang dengan kepala sekolah untuk menebus kalender, dan juknis PPDB. 

"Tapi sebelumnya saya sudah berkoordinasi dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Mungkin K3S yang meneruskannya, sebab uang yang dipinta cuma Rp50ribu bukan Rp100ribu. Dari 16 kecamatan yang ada OI baru 4 kecamatan yang sudah menerima sosialisasi full day school," katanya.

Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD), M. Romli mengaku tidak tahu tentang pungutan itu. "Silahkan koordinasi dengan Seksi Peserta Didik, karena masalah PPDB ditangani oleh Seksi Peserta Didik," ujarnya.

Terpisah, Kepala Disdikbud OI, Arianto mengatakan, sejauh ini dirinya tidak pernah memerintahkan Kasi Peserta Didik memungut uang tersebut.

"Namun kalau memang itu benar, kita panggil oknum itu akan kita pinta penjelasannya," ujarnya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close