2 Tahun tak Lunasi Hutang, Kete Meregang Nyawa


Arie Perdana Putra 2019-06-09 14:09:39 Ogan Komering Ilir 21 kali

KAYU AGUNG, Kabar28.com,- Tagihan hutang pembayaran kayu selama 2 tahun yang tertunda, ternyata berujung maut.

Arifai alias Kete (46) warga Desa Rambai Kecamatan Pangkalan Lampam, Ogan Komering Ilir (OKI) meregang nyawa setelah ditikam dengan Pisau sebanyak 4 lobang oleh Edi (38), warga Desa Air Pedaro Kecamatan Pangkalan Lampam, Minggu (9/6/2019).

Dengan gerak cepat, Unit Reskrim Polsek Pangkalan Lampam menggerbek persembunyian tersangka di hutan Desa Air Pedare.

Tanpa ada perlawanan, tersangka digelandang ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Benar, 4 jam setelah kejadian, kita berhasil menangkap tersangka. Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik," jelas Kapolsek Pangkalan Lampam, IPTU Budhi Santoso.

Dikatakan Budhi, kejadian berawal saat korban dan pelaku bertemu di Jalan Simpang 3 Desa Lebung Batang Kecamatan Pangkalan Lampam, Sabtu (8/6/2019) pukul 14.30 WIB.

Tersangka yang sengaja menghentikan perjalanan korban dari menghadiri undangan tetangganya, bertanya mengenai hutang pembayaran kayu senilai Rp4 juta yang sudah dua tahun tidak dilunasi.

"Motifnya hutang piutang pembelian kayu. Jadi, menurut tersangka, korban memiliki hutang kayu sebanyak Rp4 juta. Sudah dua tahun tidak dilunasi, ketika ditanya selalu mangkir. Nah, saat kejadian, korban yang baru saja pulang kondangan dimanfaatkan tersangka untuk menagih hutang kepada korban. Namun, malah justru menimbulkan pertengkaran. Emosi, tersangka mencabut pisau dari pinggangnya dan menusukkan ke dada korban sebanyak empat lobang. Korban pun tersungkur, sementara tersangka kabur menggunakan sepeda motornya," pungkasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close