Mabok Miras, Ibnu Pukuli Petugas Penginapan dan Polisi


Arie Perdana Putra 2019-05-17 19:00:28 Palembang 21 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Mengaku khilaf dan tidak sadar apa yang telah diperbuat, Ibnu Abbas (39) terpaksa berurusan dengan penyidik Unit Pidana Umum Sat Reskrim Polresta Palembang, Jumat (16/5/2019), karena menganiaya karyawan penginapan, Taswin Rachman (47) dan anggota polisi, AKP AN.

Tersangka ini dijemput paksa anggota Tekab 134 Polresta Palembang, saat berada di Penginapan Homestay 82, Jalan Gersik Lorong Katu No 1550 Kecamatan IT III, setelah memukuli karyawan penginapan, Taswin Rachman (47) hingga babak belur di wajah. Tak hanya itu, tersangka ini juga menendang anggota Polisi, AKP AN yang mencoba melerai pertengkarannya dengan karyawan penginapan, hingga nyaris terjatuh dari tangga.

Diperparah, tersangka dengan arogan memecahkan televisi dan merusak mesin debit ATM BCA yang ada di lobby tanpa rasa bersalah.

Kejadian berawal saat tersangka yang merupakan tamu harian penginpan di lokasi mabuk dan membuat keributan.

Korban yang bertugas malam itu mencoba menegur, namun upaya itu disambut pemukulan dari tersangka.

"Mereka mabuk dan membuat kegaduhan pak. Lalu, saya menghubungi polisi dan dia memukuli saya hingga seperti ini. Bukan itu saja, beliau juga melempar televisi dan merusak mesin debit ATM BCA," terang korban saat dimintai keterangan petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Kepada petugas, tersangka mengaku dirinya tidak sadar kalau sudah memukuli Polisi dan menendangnya. 

"Seingat saya hanya mendorong saja, karena saya kaget saat Polisi itu mencabut pistol. Kami sempat bertengkar dan mendorongnya. Saya ingat memang betul saya menendangnya, tapi tidak jatuh," ujar tersangka saat dibincangi di ruang piket. 

Disinggung penyebab awal penganiayaan ini, tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Bina Warga No 4907 RT 05 RW 02 Kelurahan Duku Kecamatan IT II ini menjelaskan, awalnya pertengkaran antara karyawan penginapan dengan temannya.

"Awalnya Polisi itu mencoba memperingatkan kami, namun caranya tidak benar sehingga terjadi pertengkaran. Saya yang juga lagi mabuk di lokasi, merasa tersinggung atas ucapannya,  keributanpun terjadi. Semula saya tidak tahu kalau itu Polisi, saat dia mencabut Pistol itulah, saya baru tahu," jelasnya menunduk cemas. 

Wakasat Reskrim Polresta Palembang, AKP Ginanjar Aliya Sukmana, membenarkan adanya penangkapan tersangka. 

"Tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif anggota kami," terangnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close