Pembeli Sepi, Pedagang di Pasar Indralaya Mengeluh


Arie Perdana Putra 2019-04-25 19:41:03 Ogan Ilir 50 kali

INDRALAYA, Kabar28.com,- Pindahnya pasar Indralaya Ogan Ilir, dari lokasi sementara yang berada di lapangan belakang kantor PLN dan dekat pemakaman beberapa waktu lalu, disambut gembira oleh warga dan para pedagang.

Menjelang bulan Ramadhan 1440 Hijrah ini masyarakat Ogan Ilir sudah dapat berbelanja di lokasi pasar yang telah direhab beberapa waktu lalu. Lokasi pasar tersebut lebih nyaman jika dibandingkan dengan lokasi pasar sementara yang sempit, becek dan memicu kemacetan Jalintim.

Untuk bangunan yang bertingkat, petak-petaknya masih banyak yang terisi di bagian lantai bawah. Sedangkan lantai 2 masih banyak yang kosong belum diisi oleh para pedagang. Belum diperoleh informasi mengapa warga memilih mengisi lantai bawah.

Pada lantai atas sebelumnya ada juga toko-toko yang menjual pakaian, toko emas termasuk counter BRI. Namun took-toko emas masih banyak yang belum buka. Malah toko emas Mulyadi Syahril yang sebelumnya berada di lantai 2 saat ini pindah di lantai bawah dekat toko Rika Syahril dekat jalan  masuk utama menuju pasar.

Alan salah seorang pedagang pakaian, sandal, sepatu dan lain-lain yang berada di los bawah mengaku omzet penjualanya belum terdongkrak karena pembelinya belum ramai. Sedangkan hal yang menyulitkan dengan kepindahan pasar tersebut semua losnya masih dalam keadaan terbuka belum ada dinding pembatas masing-masing.

“Hal ini menyulitkan kami karena sebelum tutup kami harus mengemasi barang dagangan dan dimasukkan ke dalam kotak. Kemudian besok pagi saat akan buka harus mengambil barang-barang dari kotak itu untuk dijajakan. Untuk itu perlu waktu sejam lebih,” keluhnya.

Menurut Alan rata-rata para pedagang menginginkan adanya dinding petak sehingga mereka tak terlalu repot dalam berjualan saat buka dan tutup.

Saat ditanya mengapa belum diizinkan membuat petak, menurut dia berdasarkan pertimbangan kepala pasar hal itu untuk menghindari kebakaran karena Pasar Indralaya rentan kebakaran.

UPTD Pasar Indralaya belum berhasil dihubungi untuk konfirmasi berkaitan keinginan para pedagang tersebut. (nik)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close