Tingkatkan Kinerja Lembaga Kearsipan Transparan Dan Akuntabel Demi Sumsel


Arie Perdana Putra 2019-04-12 12:52:35 Palembang 17 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Membangun dan tata kelola pemerintah yang bersih efektif demokratis dan terpercaya mari kita tingkatkan kinerja lembaga Kearsipan dengan transparan dan akuntabel demi Sumatera Selatan (Sumsel) Maju Untuk Semua demikian saat Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel gelar Rapat Koordinasi Kearsipan yang langsung dihadiri oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Direktur Kearsipan Daerah II ANRI, Asisten III Administrasi Dan Umum Pemprov Sumsel, Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel, dan undangan lainnya yang dipusatkan diHotel Harper, Jumat (12/4/2019).

Dikatakan oleh Asisten III Administrasi Dan Umum Pemprov Sumsel Prof. dr. HM. Edwar Juliarta, tujuannya untuk menyamakan persepsi tentang arsip, bahwa arsip bukan hanya sebagai kompetentri, menjadi yang harus dibutuhkan dan penting, merefresh kembali, jangan sampai tujuan tercapai, sewaktu-waktu kita lihat kembali, ya memang dibagi-bagi yakni arsip statis dan arsip dinamis, pemahaman statis dan dinamis, mereka refresh dan tahu kembali, pemahaman begitu selesai kegiatan maka disebut arsip statis seperti apa kita serahkan, harus ada daftar infentalisir, karena sewaktu-waktu bisa dilihat kembali, namun tidak bisa diserahkan begitu saja atau gelondongan, kita himbau kepada semua OPD baik diprovinsi ataupun dikota/kabupaten penting jangan sampai hilang, dipelihara, dan disimpan baik-baik karena sewaktu-waktu bisa menjadi acuan selanjutnya, ujarnya. 

Menurut Kepala Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel Hj. Septiana Zuraida bahwa hari ini kita menyampaikan Laporan Kegiatan Rapat Koordinasi Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan, adalah sebagai berikut dasar Penyelenggaraan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan PP 28 tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU Nomor 43 Tahun 2009. Adapun tujuan pelaksanaan adalah untuk menyatukan Persepsi, Program dan kegiatan tentang Pengelolaan sistem Kearsipan antara pusat dan Provinsi dengan Kabupaten/Kota, yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan kinerja lembaga kearsipan, pelayanan kearsipan dan meningkatkan peran serta masyarakat dengan gerakan sadar Arsip, ungkapnya.

Kemudian untuk pesertanya sendiri sebanyak 150 orang, terdiri dari Kepala Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) di 17 Kabupaten/Kota se Sumatera Selatan, utusan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Lingkup Pemerintah Provinsi Sumsel, utusan dari Perguruan Tinggi (PT), Organisasi Masyarakat, Organisasi Politik, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se Sumatera Selatan. Waktu dan tempat Penyelenggaraan selama 2 (dua) hari tanggal 12 s/d 13 April 2019. Serta akan melakuka. Pembahasan dengan seluruh OPD pemerintah provinsi Sumsel tentang jadwal retensi Arsip, klasiflkasi Arsip dan tata naskah dinas, tegasnya.

Ditambahkannya untuk target Rakor bertujuan program pusat, provinsi, dan daerah. Dokumen penegakkan hukum, pasti diminta arsip dalam bentuk dokumen ataupun digital arsip, untuk Sumsel alatnya sudah ada, sumber ruangan sudah tinggal jaringannya, tinggal menunggu dari Kominfo Sumsel, targetnya secepatnya, dan kita menindak lanjuti surat yang dari Gubernur sudah tiga kali dilayangkan kepada OPD untuk menyediakan arsip baik aktif dan non aktif, kita mengejar waktu bisa sekarang kenapa tidak, yang belum, yang bisa menjawabnya adalah kepala OPD jadi enak didengar, individu, masyarakat, Orpol, karena arsip itu penting, hidup untuk selamanya, dan kita selalu mengabaikan tentang arsip," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close