Disebut Memfitnah, Paijo Sesalkan Pernyataan Kunyadi


Arie Perdana Putra 2019-03-14 01:58:03 Ogan Ilir 100 kali

Suparjo alias Paijo

INDRALAYA, Kabar28.com,- Paijo, warga Payaraman yang melaporkan Kunyadi, salah satu caleg di dapil Ogan Ilir (OI) V ke Bawaslu OI beberapa waktu lalu, mengaku kecewa dan tak senang atas pernyataan Kunyadi yang mengatakan dirinya memfitnah.

Dikatakan Paijo, ia merupakan korban dan sudah diintimidasi serta diancam oleh Kunyadi karena sudah mendukung caleg lain selain Kunyadi.

"Saya ini korban, kenapa sekarang saya malah dituduh memfitnah Kunyadi? Jelas saya merasa tersinggung dan tidak senang atas pernyataan yang bersangkutan," kata Paijo kepada Kabar28.com, Rabu (13/3/2019) malam.

Terpisah, Heri, tim sukses salah seorang caleg di dapil V menyayangkan sikap Bawaslu Ogan Ilir yang tidak memproses laporan Paijo.

"Kita berharap Bawaslu OI dapat memproses kasus ini, namun ternyata bawaslu tidak memprosesnya dengan dalih tak ada bukti kuat seperti rekaman video atau foto. Padahal jelas dalam kejadian itu ada saksi yang melihat," ujarnya.

Terkait laporan Paijo beberapa waktu lalu, Ketua Bawaslu OI, Dermawan Iskandar menjelaskan, laporan itu tak bisa ditindaklanjuti lantaran pelapor tidak bisa memberikan bukti pendukung atas dugaan intimidasi yang dialaminya.

Sesuai prosedur harus ada syarat ketentuan materil diperlukan bukti sebagai suatu pelengkap syarat untuk ditindak lanjuti. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan Bawaslu Nomor 7 Tahun 2018 tentang penindakan.

“Secara prosedur kami sudah melayangkan surat. Sesuai ketentuan aturan, kita beri waktu tiga hari kepada pelapor untuk menyampaikan bukti-bukti itu. Hingga hari Jum'at pukul 16.00 WIB, kita tunggu tak juga menyampaikan. Jadi hasil kajian kami, laporan ini tidak bisa ditindaklanjuti, karena syarat yang dimaksud tak terpenuhi,” ujarnya seperti dikutip dari laman https://ykritissumsel.blogspot.com.

Sementara itu seperti dikutip dari laman beritaanda.net, Kunyadi menyayangkan dan merasa dirinya difitnah. Ia berharap lawan politiknya tidak menggunakan cara kotor untuk mencari simpati masyarakat.

“Saya berharap janganlah demi popularitas, hingga menyebar sesuatu yang berbau fitnah dan lain-lain, kita ciptakan iklim sehat, agar Payaraman yang selama ini tentram tidak terjadi perpecahan. Atas perihal ini tentunya saya juga yakin masyarakat bisa menilai secara objektif apa yang sebenarnya terjadi.

Sebelumnya santer beredar di Payaraman, ada isu kalau Kunyadi diduga mengintimidasi Paijo, diketahui Paijo adalah salah satu tim sukses caleg dari partai lain yang juga mencalonkan diri dari dapil V dan bertempat tinggal di Payaraman.

Informasi yang beredar, Kunyadi diduga juga mengancam dan akan mengusir Paijo bila bertindak macam-macam, khususnya dalam mendukung seseorang atau caleg yang akan bertarung di 17 April mendatang. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close