3 Tempat Hiburan di Kampung Baru Disegel


Arie Perdana Putra 2019-02-28 00:03:50 Palembang 66 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Razia yang dilakukan BNNP Sumsel, Satpol PP, Dit Narkoba Polda Sumsel, TNI AD, Polisi Militer Angkatan Darat beserta Dinas Kesehatan, di lokalisasi Teratai Putih (Kampung Baru), Jalan Kolonel H Burlian KM 8 Kecamatan Sukarami Rabu (27/2/2019) 'bocor'. Meskipun anjing pelacak diterjunkan untuk mendeteksi peredaran narkoba di tempat tersebut.

Meskipun hasilnya 'Nihil' tidak mengurungkan BNNP dan instansi terkait menyegel tiga tempat hiburan, termasuk salah satunya lokalisasi Kampung Baru.

"Kita sudah sering menerima informasi bahwa lokasi ini selain tempat hiburan ilegal, pusat prostitusi ilegal, sering juga dijadikan sarang peredaran maupun mengkonsumsi narkoba. Oleh karena itu, kita satukan persepsi untuk menyegel tiga lokasi tempat hiburan ilegal ini," kata Kepala BNNP Sumatera Selatan, Brigjen Pol Jhon Turman kepada awak media.

Selain melakukan penyegelan di tiga tempat hiburan ilegal yang dilakukan Sat Pol PP dan Polresta Palembang melakukan pendataan mucikari yang ada di Kampung Baru, karena selama ini mucikari lah yang melakukan pembiaran praktek prostitusi tersebut.

"Di luar luar tempat hiburan di sini tadi kami juga banyak menemukan peralatan untuk menghisap sabu berserakan di mana-mana serta ada satu orang penjaga diskotik yang urinenya positif mengandung Methamphetamin, dan ini membuktikan wilayah ini sebagai tempat aman bagi pemakai narkoba, ke depannya kami akan kontinyu melakukan penertiban di tempat-tempat maksiat yang menjadi sarang peredaran narkoba," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP kota Palembang Alex Fernandus menambahkan, kepada pemilik diskotik yang ilegal alias tidak memiliki izin akan segera dipanggil dan akan diproses segera dengan peraturan daerah.

"Ke depannya Pemerintah Kota Palembang melalui Sat Pol PP bersama akan kembali melakukan razia di tempat hiburan malam yang ilegal ataupun penginapan yang disalah gunakan jadi tempat prostitusi maupun penyalahgunaan narkoba, yang jelas ini sudah menyalahi izin," ujarnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close