Mawardi Ingin KRS jadi Pusat Penelitian Lahan Basah


Arie Perdana Putra 2019-01-09 20:30:33 Ogan Ilir 66 kali

Mawardi saat meninjau KRS

INDRALAYA, Kabar28.com,- Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya meninjau Kebun Raya Sriwijaya (KRS) di Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI), Rabu (9/1/2019).

Menurut Mawardi, KRS ini harus menjadi pusat penelitian lahan basah. Dikatakannya, sejak diinisiasi 2013 silam, sudah banyak perwakilan universitas berdatangan untuk mempelajari bagaimana proses penanaman di lahan basah di kebun tersebut.

"Makanya carilah bibit yang cocok untuk di tanam di lahan gambut, agar nanti pohon yang ditanam bisa bertahan di lahan basah agar tidak cepat mati," ujarnya.

Dikatakannya, KRS merupakan salah satu kebun raya yang menjadi prioritas pembangunan daerah Sumatera Selatan  sejak tahun 2013.

"Di sini banyak ditanami tanaman obat dan tanaman lahan basah. Dari sekitar 100 hektar lahan yang ada saat ini sudah sekitar 40,7 hektar yang ditanami dengan berbagai jenis pepohonan," ungkapnya.

Tak hanya meninjau Kebun Raya, Wakil Gubernur Sumsel juga melihat Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Science Techno Park yang berisikan perkebunan dan peternakan. Di sana, Wagub meninjau langsung peternakan sapi.

Di peternakan ini ada sekita 13 pegawai yang merupakan warga sekitar dari Science Techno park itu sendiri. Kepada para pegawai ini, Mawardi  meminta agar para pegawai tidak hanya menerima gaji saja, namun harus  kreatif. Untuk itu dia berencana membuka kesempatan bagi pegawai ini untuk memelihara hewan ternak sendiri di sekitar peternakan. Izin memelihara hewan ternak pribadi ini agar menambah semangat pegawai untuk memelihara hewan-hewan yang ada di peternakan.

Selain itu Wagub berencana akan memberi bantuan Exavator, Traktor di lahan Lahan kedelai terintregasi, serta menyediaka  Motor kaisar untuk membawa pangan serta memperbaiki akses jalan menuju ke Science Techno Park.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih membenarkan ucapan Wagub Mawardi. Menurutnya, lahan KRS sangat potensial dijadikan pusat penelitian lahan basah se-Indonesia. "Karena hanya Sumsel satu-satunya yang memiliki kebun raya dengan lahan basah se- Indonesia. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close