Kawasan JSC Terapkan Mesin Elektronik untuk Masuk


Arie Perdana Putra 2018-12-31 21:00:11 Palembang 59 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Sudah seharusnya daerah kawasan Perusahaan Terbatas Jakabaring Sport City (PT. JSC) melakukan inovasi dari hal terkecil salah satunya adalah perpakiran yang selama ini dilakukan manual kedepan ditahun 2019 akan dilakukan secara elektronik yang kali ini melakukan kerja sama dengan Perusahaan Terbatas Palang Parkir Indonesia (PT. PPI) untuk mengelola parkir dengan elektronik untuk masuk di area yang selama ini menggunakan manual dan akan berlaku mulai diawal tahun 2019, demikian saat menggelar penjelasan mengenai parkir yang elektronik dikantor JSC hari ini, Senin (31/12/2018).

Dikatakan oleh Direktur Utama PT.PPI Citrananda Ratrianto bahwa kita melakukan partner kepada JSC nanti kita diawal tahun 2019 akan memperbaiki sistem auto gate untuk area masuk JSC. Untuk tahap awal dipintu masuk ada 7 gate, dengan tambahan 3 handheld mobile untuk mencegah kemacetan di saat masuk, untuk keluar 6 mesin, sehingga harapannya seluruh sistem ini akan menjadikan area Jakabaring lebih aman, lebih tersistem dan lebih transparan maupun seluruh pengeluaran tiket masuk area ataupun pendapatannya. Untuk secara dasar rekan media sudah dijelaskan, ini merupakan percontohan bagaimana sistem kerjanya kemudian bagaimana sistem keluarnya, harapannya agar lebih baik untuk area JSC, tetap rapi, baik secara financial bisa lebih transparan untuk pihak pengelolanya, ujarnya.

Kemudian alatnya dari kita semua, setelah 3 tahun akan menjadi milik JSC, dan kita berharap kepada semua masyarakat Sumsel khususnya dan Palembang pada umumnya untuk membiasakan diri menggunakan yang elektronik, begitu juga dengan perpakiran, jadi nantinya semuanya menggunakan kartu untuk masuk kekawasan JSC, baik untuk pengunjung, pegawai bahkan sampai kepada pedagang, dan nanti juga kita sediakan tempat untuk pembuatan kartunya, dan untuk tarifnya sama seperti yang lama, jadi semuanya bisa secara transparan untuk keluar masuknya kendaraan ke kawasan JSC, karcis tidak boleh hilang karena itu digunakan untuk verifikasi keluarnya, dan untuk kehilangan bukan tanggung jawab, dan semua area akan terecord di CCTV, ungkapnya.

Menurut Direktur Operasional PT. JSC Bambang Supriono, kita melakukan kerjasama dengan PPI yakni kita melakukan kerjasama untuk penataan pintu masuk kawasan JSC tapi bukan sebagai retrebusi parkir, maka harganya sesuai dan tetap harga lama, hanya polanya saja yang diubah, dari manual diubah menjadi sistem automatic, sistem automatic menjadi konsen untuk pihak JSC apalagi JSC sudah menggelar dan mendunia semenjak ada event Asian Games 2018 yang lalu. Tidak bagus tuntutan perkembangan JSC itu sendiri, artinya bukan masalah kehilangan ataupun lainya bukan tanggungjawab daripada PPI, tapi tidak serta merta PPI lepas tangan, ada beberapa hak dan kewajiban lakukan pengaturan untuk PPI, dan sebaliknya yang sudah tertuang kerjasamanya kita, tegasnya.

Ditambahkannya untuk parkir tetap dikelola PT JSC, PPI hanya mengelola entrange gatenya saja, untuk masuk kawasan JSC, tujuan auto gate untuk transparansi pendapatan, untuk kontrol jumlah pengunjung dari hari-hari biasa, weekend dan weekday untuk kendaraan baik kendaraan roda dua ataupun empat, dan semuanya akan terukur, datanya akan akurat dibandingkan secara manual, untuk Pemerintah Daerah tidak ada ikut campur didalamnya, karena semua kebijakan sudah diserahkan kepada PT JSC, jadi ini antara JSC dengan rekanan tersebut, dan untuk tenaga sumber daya manusianya yang selama ini menjadi dipintu masuk parkir akan kita alihkan kedalam yakni bisa membawa golfcar dan sebagainya jadi tidak ada yang dikeluarkan, pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close