Kepala BPTP Sumsel Diganti


Arie Perdana Putra 2018-12-27 21:34:21 Palembang 104 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Dalam strukrural pemerintah sering diadakan pergantian begitu juga salah satu dinas di Sumatera Selatan (Sumsel) yang bertempat di Kantor Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan (BPTP Sumsel) Jl. Kol. H. Burlian KM. 6 No. 83 Palembang hari ini melaksanakan Pisah Sambut dari Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumsel yang Dr. Ir. Priatna Sasmita, M.Si kepada Ir. Amirudin Pohan, M.Si serta Peresmian Gedung Kantor Baru yang langsung dihadiri oleh Kepala BBP2TP Pusat Harris Syahbuddin DEA, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura Provinsi Sumsel Erwin Wibowo, serta undangan lainnya Kamis (27/12/2018).

Dikatakan oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumsel yang lama Dr. Ir. Priatna Sasmita, M.Si saya ucapkan selamat kepada kepala BPTP Provinsi Sumsel yang baru yakni Ir. Amirudin Pohan dan peresmian gedung ini, saya sebagai mantan merasa diBPTP provinsi Sumsel sangat cepat sekali saya disini baru 22 bulan, dan saya ditugaskan didaerah Subang provinsi Jawa Barat, namun demikian syarat sekali terhadap pengalaman dan kenangan didalam menjalankan tugas secara vertikal yakni dibawah koordinator BBP2TP, ataupun dalam rangka melaksanakan horizontal, kesan saya yang sangat mendalam, yang harus dipikul , rasa kekeluargaan itu saya rasakan tidak terlalu lama, bukan hanya menjadi keluarga besar di BPTP Sumsel namun juga terhadap pemerintah provinsi Sumsel, mungkin didalam keseharian saya selama menjabat disini tentunya ada yang suka dan tidak suka, ujarnya. 

Ditambahkannya saya mengapresiasi untuk kerjasamanya selama ini, jika dilakukan sendiri itu sangat berat sekali kalau dipikul sendiri, dan saya harapkan kepada kepala yang baru ini bisa lebih baik lagi untuk BPTP diprovinsi Sumsel dan juga dengan pemprov Sumsel serta dengan instansi lainnya ataupun dengan mitra yang ada di BPTP, serta diharapkan juga kepada yang lain agar selalu mendukung apa yang telah diterapkan oleh kepala BPTP, dan harus saling berkesinambungan agar hasilnya nanti bisa maksimal, ungkapnya.

Menurut Kepala BBP2TP Pusat Harris Syahbuddin DEA bahwa untuk langkah kedepan yang sudah mulai terlihat dari program berdasarkan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Program USUS yang hampir 4 tahun ini semenjak 2015, kemudian program bekerja yakni bedah kemiskinan rakyat sejahtera, terakhir ini adalah program SERASI berupa Selamatkan Rawa Sawah Sejahterkan Petani (SERASI) posisi Sumsel sebagai pemilik lahan rawa terluas diIndonesia, untuk lahan sawah yang berupa rawa mencapai angka 350 ribu hektar yang mendominasi, ini kesempatan yang sangat baik untuk Sumsel membangun lahan rawa, dari Kementerian juga mendukung ide baik ini, dengan pemikiran tersebut dengan rawa pompanisasi air yang dijadikan dua jalur yakni keluar masuk untuk diatur, tegasnya.

Ditambahkannya untuk pertanian ini angka IPnya yakni 1,3 karena petani hanya bisa menanam satu kali, namun diharapkan dengan program SERASI ini bisa dilakukan penanaman sebanyak 2 kali, kalau sudah bisa begitu maka komoditinya bisa padi dan jagung belum lagi komiditi cultura, disini diperlukan keberanian, rawa itu adalah lahan sub optimal, minim sekali, itulah salah satu tantangan kita untuk kedepannya, beda dengan lahan basah yang banyak air, dibandingkan dengan lahan rawa kering, pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close