Kader PAN Membelot, Aswari : Itu Hanya Segelintir Orang yang Memanfaatkan Momen Politik


Arie Perdana Putra 2018-12-12 22:58:32 Palembang 61 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Puluhan kader PAN Sumatera Selatan (Sumsel) mendeklarasikn dukungan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019, Rabu (12/12/2018).

Salah satu kader PAN, Sholahudin mengatakan, banyak kader yang sudah menyatakan mendukung Jokowi-Amin namun belum berani mengungkapkannya ke publik.

"Kami sudah melihat pembangunan yang telah dilakukan Jokowi selama memimpin. Kami dan semua kader sudah menikmati jalan tol, LRT, jembatan Musi 4 dan sebagainya. Selama masa kepemimpinan Jokowi pun sudah dilakukan pembagian sertifikat gratis, karenanya kami baik kader dan simpatisan se-Sumsel mendukung Jokowi-Amin nomor urut satu," ujarnya.

Masih kata dia, selaku kader yang merupakan masyarakat Sumsel tentu sudah melihat apa saja buah hasil kinerja Jokowi selama 4 tahun menjadi Presiden.

"Kita semua sudah melihat dan merasakan sendiri. Kami memberi dukungan untuk Jokowi berkesempatan maju dan memimpin untuk 2 periode. Agar Jokowi berkarya lebih jauh lagi, mempertahankan NKRI secara utuh," harapnya.

Sholahudin menerangkan, deklarasi ini tidak ada sangkut paut dengan pengurus PAN di daerah dan pusat. Namun ia berharap nantinya semua pengurus partai dapat termotivasi dan mengikuti langkah mendukung Capres yang tepat yakni Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Tidak masalah jika kami diberi sanksi, kami ambil terbaik untuk negara. Harus berani, tidak bisa harus diam. Kader punya hak suara. Pembangunan di masa Presiden Jokowi sudah terlihat. Jokowi juga nanti akan memperhatikan SDM dan termasuk kesejahteraan masyarakat seperti karet dijadikan aspal," ungkapnya.

"Kami harapkan ada perubahan di PAN. Kami mendukung Jokowi-Amin memulai dari kader dan simpatisan," lanjut Sholahudin.

Sementara itu, kader PAN lain, Sumardi mengaku sebenarnya ada banyak kader PAN yang mengikuti jejak memberi dukungan ke Jokowi-Amin. Hanya saja belum terakomodir.

"Harapan kita ini membuat terobosan. Teman-teman kader lainnya sebenarnya menunggu momen-momen seperti ini, hanya saja belum membuka suara," ucapnya.

Ia pun berharap agar para pengurus berjiwa besar dan berpikir dua kali untuk memberikan dukungan di Pilpres mendatang. "Mereka belum berani mengeluarkan pendapat, mari kita berjuang bersama, berjuang yang ril," kata dia.

Sumardi menerangkan kader yang tergabung ini akan berjuang lagi dari bawah untuk membantu mendukung pasangan calon Presiden Jokowi-Amin. Diakuinya, hal itu sebenarnya mudah karena diperlukan upaya memerangi berita hoax (berita bohong).

"Kami cinta partai PAN, kami jadi kader karena kami menyayangi partai ini dan tidak pindah ke lain partai. Namun kami memiliki hak suara dan pilihan hati kami sendiri. Untuk memenangkan Jokowi-Amin yang diperlukan adalah bagaimana caranya melawan berita hoax," tandasnya.

Terpisah, Ketua pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK)  PAN Sumsel Mardiansyah menuturkan jika adanya deklarasi dukungan ke pasangan nomor urut 01 hari ini yang mengatasnamakan kader dan simpatisan DPW PAN Sumsel hanyalah ulah oknum yang memang selama ini cuma memiliki kedekatan dengan beberapa  pengurus dan kader PAN di Sumsel.

"Mereka bukan kader, apalagi Pengurus DPW PAN Sumsel. Sangat disesalkan seolah-olah mereka merepresentasikan kader dan simpatisan. Kita semua mafhum, apalagi di bulan-bulan politik ini, banyak sekali pihak yang coba nyari panggung n minta perhatian," ungkapnya.

Ditambah lagi ini di Sumsel yang notabenenya salah satu basis Prabowo-Sandi. Dan membawa bawa nama PAN Sumsel, yang kita tahu PAN Sumsel sangat solid mendukung Pasangan Nomor 02. Kita juga bisa melihat dari acara deklarasi yang mereka lakukan, berapa banyak yang hadir, siapa-siapa yang hadir, terdapat banyak sekali kejanggalan.

"Jika seandainya ada pengurus, kader maupun simpatisan Sumsel yang berani mengangkangi keputusan DPP, DPW PAN Sumsel segera akan merekomendasi pemecatan untuk yang bersangkutan. Kita tak ingin, institusi PAN Sumsel ini dimanfaatkan oleh kepentingan picik segelintir oknum yang memang tidak jelas statusnya di DPW PAN Sumsel," tegasnya.

Sementara, Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo- Sandi Sumsel, Aswari Rivai menilai jika deklarasi dukungan beberapa kader Partai Amanat Nasional (PAN) di Sumsel dilakukan hanya oleh segelintir orang dan oknum, tidak akan membuat pihaknya gentar untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 02 pada Pilpres 2019.

"Tidak semua kader PAN melakukan itu (deklarasi), banyak kader PAN yang setia," ujarnya.

Ditegaskannya, Partai Gerindra, PKS dan PAN sudah lama bersatu dan berkoalisi pada Pemilu sebelumnya. Namun pihaknya meyakini adanya berita deklarasi tentunya sudah di blow up karena saat ini sudah masuk suasana Pilkada.

"Tentunya suasana Pilkada seperti ini, hal-hal seperti ini akan menjadi cerita," ucapnya.

Aswari menegaskan, pihaknya tetap optimis pasangan Prabowo-Sandi akan menang di Sumsel dengan persentase 60-65 persen. Hal itu karena rata-rata di Sumsel didominasi para petani kopi, karet dan sawit.

"Mereka ini yang menginginkan perubahan. Sudah beberapa tahun ini harga kopi, sawit dan karet jatuh. Mereka inginkan ada perubahan, Presiden baru," tutupnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close