Ekonomi Kerakyatan dan Infrastruktur jadi Prioritas


Arie Perdana Putra 2018-12-07 16:40:09 Palembang 34 kali

Plt Ketua DPRD Sumsel M. Yansuri

PALEMBANG, Kabar28.com,- DPRD Sumsel gelar rapat paripurna ke-52 dengan agenda penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Gubernur dan Ketua DPRD Sumsel, terhadap Rancangan Awal RPJMD Gubernur Sumsel 2018-2023, Jumat (7/12/2018). 

Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, rancangan awal disepakati Gubernur dan DPRD Provinsi Sumsel untuk disampaikan dan dikonsultasikan ke Kemendagri. Ada 2 permasalahan makro RPJMD 2018-2023, yakni pertama angka kesmikinan di Sumsel masih tinggi di atas nasional. Kedua Indeks Prestasi Manusia (IPM) di Sumsel di bawah nasional, bahkan ada 14 kabupaten dan  kota di bawah nasional, untuk pembangunan di Sumsel dilakukan dengan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota. 

"Kemudian kita bersinergi guna mewujudkan visi Sumsel Maju untuk Semua, yang dituangkan dalam 5 misi, dari 5 misi diantaranya adalah masuk membangun Sumsel berbasis ekonomi kerakyatan, yang didukung sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan baik di perkotaan maupun perdesaan. Kedua, meningkatkan kualitas SDM, baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, kataqwaan, kejujuran dan integritas," ungkapnya.

Selanjutnya, ketiga adalah mewujudkan tata kelola pemerintahab yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatur pemerintahan yang jujur, berintegritas, profesional dan responsif. Keempat, membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastrktur, termasuk dasar guna percepatan pembangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, untuk memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta terwujudnya daya saing daerah dengan mempertimbngkan pemerataan dan keseimbangan daerah.

"Terakhir  meningkatkan kehidupan beragama,  seni,  dan budaya untum membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya dengan ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga,  sedangkan pengembangan pariwisata berorientasi pada pwriwisata religius," ujarnya.

Sementara, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel M Yansuri mengatakan, DPRD menyetujui program jangka panjang Gubernur Sumsel karena itu untuk kepentingan masyarakat Sumsel. Dewan tidak menghalangi, namun tetap melaksanakan fungsi kontrol. Nanti akan diajukan ke Mendagri.

"Salah satu program prioritas kita adalah ekonomi kerakyatan, yang sudah jelas pertanian. Karena Sumsel sebagai petani, Kementerian Pertanian telah membantu 200 ribu hektar untuk intensifikasi dan ekstensifikasi lahan rawa. Bantuannya bentuknya 5.000 kontraktor dan eskavator sesuai kebutuhan. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," tandasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close