Lerai Keributan, Guru Tampar Murid dan Tarik Rompi Hingga Robek


Arie Perdana Putra 2018-12-05 17:53:17 Hukum 27 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- Karena telah menganiaya anak didiknya, ST (40) terpaksa berurusan dengan pihak berwajib, setelah adanya laporan penganiayaan yang menimpa GB (9), ketika berada di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 190, Jalan Mayor Zen Kelurahan Sei Lais Kecamatan Kalidoni, Rabu (5/12/2018).

Ibu korban, Rami Yanti (42) ketika diperiksa petugas piket SPKT Polresta Palembang menceritakan, dirinya tahu setelah salah satu wali murid mengantarkan korban pulang ke rumah. 

"Mula-mula anak saya diantar pulang wali murid. Merasa aneh, saya bertanya apa penyebabnya. Terungkaplah, kalau anak saya bertengkar dengan siswa lain. Lalu, pelaku datang dan langsung menampar pipi kanan dan kiri, dagu pun lecet. Tak hanya itu, dia juga menarik rompi sekolah yang dipakai anak saya hingga robek," jelasnya.

Lebih jauh, Rami mengatakan tidak adakah jalan lebih baik sebelum melakukan pemukulan terhadap anaknya. 

"Seperti yang kita ketahui, guru merupakan panutan. Semestinya, tidak perlu memukul anak, dia bisa panggil orang tuanya, dengan seperti ini membuat anak takut untuk bersekolah lagi," tandasnya. 

Kepala SPK Polresta Palembang, Inspektur Polisi Dua Haidir sedang memproses laporan korban. "Laporan korban sudah kita terima dan kini tahap pemberkasan. Kita akan panggil pelaku," tegasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close