Ketika Caleg Berjanji Perbaiki Pelayanan Publik, Akankah Terpenuhi?


Arie Perdana Putra 2018-11-24 20:30:06 Palembang 70 kali

Diskusi caleg tentang pelayanan publik

PALEMBANG, Kabar28.com,- Sejumlah calon legislatif (Caleg) lintas partai berbicara mengenai pelayanan publik dalam sebuah diskusi, di salah satu Cafe Kota Palembang, Sabtu (24/11/2018).
 
Seperti Caleg Kabupaten Banyuasin dari Partai Gerindra, Alfan Efendi mengaku akan fokus pada aspek pelayanan publik di bidang kesehatan dan pertanian, karena saat ini dirasakan masih belum optimal. Di Dapilnya, ada beberapa problem masyarakat di bidang kesehatan, aksesnya sangat jauh dalam hal transportasi, bila orang ingin berobat dan kritis harus ekstra agar sampai ke pelayanan kesehatan.
 
"Dalam bidang pertanian problem tengkulak sangat merugikan kaum tani. Dalam konteks ini problem di Dapil saya kerap dihadapi, maka dalam program jangka pendek yaitu pelayanan publik yang bergotong royong dimana semua unsur terlibat kemudian dengan program dana desa dioptimalkan dalam melayani kepentingan masyarakat banyak," katanya.
 
Sementara itu Caleg Kota Palembang dari Partai Hanura, Liza Sako melihat Palembang sebagai kota maju maka standarnya adalah pelayanan publik namun semua itu tidak hanya fungsi satu orang saja namun perlu kolaborasi semua orang. Secara demografis Palembang juga memiliki tingkat kepadatan penduduk. Secara layanan dan rules sudah ada dan ditambah lagi soal SDM semua hal itu tergantung dari soal cara melayaninya saja.
 
"Saya menawarkan solusi dalam pelayanan publik, seperti in house training yang bersandar pada soal bagaimana melayani menyangkut hidup orang banyak untuk ditingkatkan seperti pelayanan Dukcapil dan pembuatan SIM, jadi memang memerlukan kolabrosasi semua pihak untuk menuntaskan masalah yang ada," tutupnya.
 
Sedangkan Caleg DPRD Provinsi dari Partai Hanura, Noverian Aditya mengungkapkan, perlu adanya kolaborasi teknologi dan Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan pelayanan publik.
 
"Proses penyediaan informasi yang kredibel, cepat dan mudah diakses oleh publik tentunya membutuhkan strategi yang sistematis dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki dan didukung oleh teknologi yang tepat. Salah satu sumber daya yang memiliki peran strategis adalah SDM pengelola informasi dan teknologi ini yang bisa dielaborasi untuk meningkatkan pelyanan publik," tandasnya. (ard)
Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close