Muharom Hidayatullah: Ada Oknum yang Ingin PMII Sumsel Rusak


Arie Perdana Putra 2018-11-20 20:10:04 Palembang 90 kali

Muharom Hidayatullah

PALEMBANG, Kabar28.com,- Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan (Sumsel), menilai Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) PMII OKU Timur pada 21-22 November 2018 mendatang adalah kegiatan ilegal, dan diduga dimotori oknum-oknum yang ingin merusak PMII di Sumatera Selatan.

Ketua PKC PMII Sumsel, Muharom Hidayatullah mengatakan, Konkorcab terkesan dipaksakan dan pihaknya menolak kegiatan tersebut, termasuk semua hasil Konkorcab yang dilakukan di OKU Timur kita menduga ada pihak pihak yang mau merusak PMII di Sumsel demi kepentingan pribadi mereka.

"PKC PMII Sumsel telah menggelar Konkorcab PMII pada Agustus 2018 lalu dengan terpilihnya Eza Tri Yandi, namun hasil tersebut dibatalkan sepihak oleh Pengurus Besar (PB) PMII lantaran laporan Cabang PMII OKU Timur dan PC PMII Lubuk Linggau yang tidak menerima hasil Konkorcab tersebut. Bahkan PB PMII meminta kita menggelar Konkorcab ulang, demi menjaga marwah PMII Sumatera Selatan," katanya.

Diungkapkannya, pihaknya kembali menggelar Konkorcab PMII Sumsel di Gedung KNPI Sumsel. Namun, Ketua PC OKU Timur, PC PMII Lubuk Linggau, PC PMII OKI dan PC PMII OKU tidak hadir.

“Dua kali kita gelar Konkoorcab ini dan kedua Konkoorcab itu dihadiri utusan PB PMII, anehnya PB PMII tetap menolak hasil Konkoorcab yang kita lakukan, kita menduga saat konkoorcab pertama tersebut ada oknum yang menghalang halangi Ketua cabang untuk datang karena pemilihan, padahal mereka berada di Palembang, ini juga kita dapatkan informasinya dari kader PMII yang mendampingi PB PMII tersebut, jadi memang kuat dugaan ada oknum yang mau merusak PMII di Sumsel ini,” terangnya.

Selain itu pihaknya merasa heran dengan tindakan PB PMII yang hanya mendengarkan satu pihak, bahkanPB PMII tidak melakukan tindakan mediasi sebagaimana aturan main daripada PMII.

"Aneh memang tiba-tiba sekarang ada karateker dan panitia Konkorcab PMII Sumsel, dan kitapun tidak mendapat selembar surat pemberitahuan, kita juga tidak pernah dimintai keterangan oleh PB PMII, bahkan kita sudah berusaha menemui Ketua PB PMII di Jakarta tapi dia tidak berani menemui kita," bebernya.

Menurut Muhamrom, pihaknya akan mengajukan gugatan dengan tindakan PB PMII, termasuk medesak adanya dibentukanya tim Mahkamah Tingkat Tinggi (MTT) untuk menyelesaikan permasalahan PKC PMII Sumsel.

"Kita akan layangkan gugatan biar MTT yang mengambil keputusan terkait sengketa di PMII sesuai aturan yang ada, jadi jangan sampai aturan AD/ART yang ada itu dilanggar," terangnya.

Dirinya juga menegaskan tetap menolak hasil Konkoorcab Luar Biasa PMII di OKUTimur dan meminta anggota, alumni PMII dapat mewaspadai gerakan oknum yang mau merusak PMII di Sumsel ini.

"Yang dibuat bermasalah ini hanya PKC PMII Sumsel saja, kalau cabang tetap normal dan aman aman saja, mungkin karena ini tahun politik dan ada kepentingan politik di Sumsel jadi PMII sebagai organisasi independen mulai ditarik untuk kepentingan tersebut,” pungkasnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close