Keluarga Tanya Identifikasi Bayi Korban Lion Air, Ini Jawaban Polri


Arie Perdana Putra 2018-11-05 13:15:23 Nasional 63 kali

Konferensi Pers proses evakuasi Lion Air JT-610

JAKARTA, Kabar28.com,- Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi mengatakan body part bayi korban jatuhnya Lion Air belum teridentifikasi. Sebab belum ada DNA yang cocok saat dilakukan pemeriksaan. 

"Di kita (RS Polri) ada body part bayi, diperkirakan dua bayi, tapi DNA belum ada yang cocok. Kami nggak mungkin mau salah berikan ke orang lain," kata Brigjen Arthur di hadapan keluarga korban Lion Air PK-LQP di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018). 

Jawaban ini disampaikan Arthur atas pertanyaan keluarga korban. Keluarga korban menanyakan lamanya proses identifikasi terhadap jasad bayi yang sudah ditemukan.

Proses pemeriksaan DNA menurut Arthur memakan waktu 4-8 hari. Namun bila data DNA tidak keluar, maka pemeriksaan diulang dari awal. 

"Kita ulang dari awal, ambil barang bukti, sampai saya katakan semua pasti teridentifikasi, karena ada 11 tahapan yang harus dilalui. Kita sudah mengambil DNA, kan tadi kami sampaikan ada yang gagal dan kita ulang lagi. Kita kan nggak mungkin mau memberikan salah ke keluarga, jangan sampai tertukar body part," sambung Arthur.

Lion Air JT610 membawa 181 orang penumpang terdiri dari 178 orang dewasa, 1 anak-anak dan 2 bayi. Penerbangan tujuan Pangkalpinang yang jatuh pada Senin (29/10) membawa 8 kru pesawat. 

Hingga saat ini ada 138 kantong jenazah yang diterima RS Polri untuk diidentifikasi. Ada 14 jenazah yang berhasil teridentifikasi.

Arthur menegaskan proses identifikasi akan berlanjut hingga tuntas. Tidak ada rencana menguburkan massal body part korban Lion Air.

"Kami tekankan tidak akan ada yang dikubur massal semua akan teridentifikasi dengan DNA," katanya.

sumber: detikcom

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close