Diduga Lakukan KKN, Himapela Seruduk Kantor Bupati dan Kejaksaan


Arie Perdana Putra 2018-10-31 12:34:43 Lahat 68 kali

Unjuk rasa sedang berlangsung

LAHAT, Kabar28.com,- Diduga adanya tindakan KKN yang dilakukan oleh Bupati Lahat Marwan Mansyur dengan melantik Cholil Mansyur yang tidak lain adalah kakak kandung dari Marwan sendiri menjadi Direktur PDAM Lahat beberapa minggu lalu, membuat Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Lahat (Himapela) melakukan aksi demo pemberantasan KKN di Pemerintahan Kabupaten Lahat, Rabu (31/10/2018).

Dalam aksinya, belasan pemuda dari Hiamapela ini menuntut agar Bupati Lahat dapat menjelaskan adanya pelantikan Direktur PDAM yang melanggar Peraturan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) no 2 tahun 2007 tentang organ kepegawaian perusahaan daerah air minum (PDAM) pasal 4 ayat 1 Huruf F.

Koordinator Aksi (Korak), Sundan menyatakan sikap bahwa pertama, mereka semua menuntut segera kepada Dirut PDAM Kabupaten Lahat mengundurkan diri dari jabatannya. Kedua,  meminta kepada Kejaksaan Negeri Lahat untuk segera mengusut dan menjadikan prioritas atas dugaan perilaku Nepotisme yang dilakukan oleh Bupati Lahat karena telah mengangkat kakak kandungnya sendiri menjadi sendiri menjadi Dirut PDAM.

"Bukan hanya itu, kami juga meminta agar kejaksaan negeri lahat untuk segera mengusut dan menjadikkan prioritas atas dugaan perilaku kolusi oleh tim ahli atau tim penguji kelayakan dan kepatutan yang diketuai langsung oleh sekda lahat beserta anggota sehingga melahirkan dirut PDAM yang berlatar belakang narapidana," katanya,

Demo yang dilakukan oleh dirinya beserta rekan dari anggota Himapela ini dimulai dari kantor bupati, namun di sini Bupati Lahat Marwan Mansyur tidak ada di tempat dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat Samsyul Kushirin tidak menemui para pendemo dilapangan padahal dirinya berada di ruangan.

Atas perlakuan tersebut, para pendemo yang beranggotakan belasan orang ini langsunh menuju kekantor Kejaksaan Negeri Lahat guna menyampaikan aspirasi serta melaporkan langsung dugaan KKN yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lahat dengan mengangkat Cholil Mansyur menjadi Dirut PDAM Lahat.

"Kami datang kesini guna melaporkan langsung dugaan tindakan KKN yang dilakukan oleh Marwan Mansyur ke Kajari guna ditindak lanjuti," terangnya.

Di kantor kejaksaan sendiri para pendemo langsung diterima dan menyerahkan berkas pelaporan kepada Ketua Kejaksaan Negeri Lahat Jaka Suparna di ruang kerjanya.

"Alhamdulillah aksi demo kita diterima dan laporan kita pun diterima, kita tunggu hasilnya apakah memuaskan atau tidak," ungkapnya. (jum)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close