Ini Janji Saudi terkait Investigasi Pembunuhan Jamal Khashoggi


Arie Perdana Putra 2018-10-28 21:10:18 Internasional 54 kali

MANAMA, Kabar28 com,- Arab Saudi menjanjikan penyelidikan penuh atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Demikian pernyataan Menteri Pertahaan Amerika Serikat Jim Mattis, menyusul pembicaraannya denga Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir di Bahrain.

"Kami membahasnya... kebutuhan transparasi, penyelidikan penuh dan lengkap. Persetujuan penuh dari menlu Jubeir, tidak ada keberatan sama sekali," ujar Mattis.

Dia memperingatkan kerajaan Saudi, pembunuhan yang dikaitkan dengan pihak berwenang Saudi itu berisiko destabilisasi kawasan.

"Tidak ada keberatan sama sekali. Dia bilang, kita perlu tahu apa yang terjadi dan itu sangat kolaboratif, dalam kesepakatan," kata kepala Pentagon itu kepada wartawan dalam penerbangan dari Manama ke Praha.

Di sebuah forum di Manama, Bahrain, pada Sabtu lalu, Mattis menyebut pembunuhan Jamal Khashoggi di dalam fasilitas diplomatik menjadi perhatian semua pihak.

"Kegagalan suatu negara untuk mematuhi norma internasional dan aturan hukum menganggu stabilitas regional pada saat yang paling dibutuhkan," ucapnya.

Sebagai informasi, Mattis tidak mengadakan pertemuan bilateral yang formal dengan Jubeir di sela-sela forum Manama. Kedua pria itu berbincang saat makan malam bersama.

Pembunuhan Khasoggi telah mencoreng citra Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman.

Kasus tersebut memicu gelombang kritik internasional dan memengaruhi hubungan AS dengan kerajaan Saudi.

AS sangat bergantung pada Saudi untuk melawan pengaruh Iran di wilayah tersebut dan membela keamanan Israel.

Jamal Khashoggi (59) merupakan pengkritik Pangeran Mohammed yang telah tinggal di pengasingan, di AS, sejak 2017.

Dia dibunuh setelah masuk ke gedung konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu untuk mendapatkan dokumen terkait rencana pernikahannya.

Pangeran Mohammed mengecam pembunuhan itu dan menyebutnya sebagai tindakan menjijikan. Di sisi lain, Saudi untuk pertama kalinya mengakui, pembunuhan Khashoggi telah direncanakan.

sumber: kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close