Dikonfrontir Hoax Ratna, Nanik-Said Iqbal Penuhi Panggilan Polisi


Arie Perdana Putra 2018-10-26 14:45:07 Hukum 65 kali

Nanik S Deyang memenuhi panggilan Polda Metro Jaya dalam kasus hoax Ratna Sarumpaet, Jumat (26/10/2018).

JAKARTA, Kabar28.com,- Wakil Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang, memenuhi panggilan polisi terkait kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. Nanik akan dikonfrontasi dengan Ratna.

Pantauan detikcom, Nanik tiba di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (26/10/2018) pukul 14.13 WIB. Dia datang setelah koordinator juru bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Nanti ya. Aduh wartawan diwawancara wartawan. Saya nggak tahu (agenda pemeriksaan)," ujar Nanik.

Ada kabar ponsel Nanik disita polisi. Saat dimintai konfirmasi, Nanik menolak menjawab. "Nggak (disita ponsel)," ujarnya.

Tak lama setelah itu, Presiden KSPI Said Iqbal juga hadir memenuhi panggilan polisi. Dia datang ditemani oleh sejumlah buruh. "Kami datang untuk dikonfrontir, belum tau materinya apa, setelah ini baru kami sampaikan," ujarnya.

Said menegaskan dirinya hanya korban. Dia berharap polisi bekerja secara profesional. "Kami korban kebohongan Ratna Sarumpaet," sambung dia.

Sebelumnya, penyidik menjadwalkan kembali pemeriksaan terhadap Dahnil, Nanik S Deyang dan Said Iqbal karena ada perbedaan keterangan pada pemeriksaan pertama. Ketiganya juga akan dikonfrontasi dengan Ratna Sarumpaet.

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka penyebaran berita bohong alias hoax untuk membuat keonaran. Ratna disangkakan dengan UU Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE.

Ratna menjadi tersangka setelah polisi menerima laporan soal hoax penganiayaan. Ratna memang mengakui kebohongannya setelah polisi membeberkan fakta-fakta penelusuran isu penganiayaan.

sumber: detikcom

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close