Santrinya Meninggal tak Wajar, Ponpes RU Siap Tanggung Jawab


Arie Perdana Putra 2018-10-24 20:20:10 Ogan Ilir 174 kali

Managemen PPRU saat dikonfirmasi awak media

INDRALAYA, Kabar28.com,- Kasus kematian Finanda (14), salah satu santri kelas II Tsanawiyah Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Ulum (RU) Sakatiga, Indralaya, Ogan Ilir (OI) saat ini masih didalami pihak berwajib. Namun apa pun penyebab meninggalnya santri asal Desa Kunjung, Babat Toman, Musi Banyuasin itu, managemen Ponpes RU mengaku siap bertanggung jawab.

Wakil Mudir Ponpes RU, Ustadz Karim mengatakan, jika memang terdapat kejanggalan atas kematian Finanda, Ponpes RU siap bertanggung jawab.

”Kami siap menghadapi ini, kalau ada apa-apa kita juga siap dibutuhkan pihak yang berwajib. Untuk saat ini, kita masih menunggu hasil otopsi. Kami siap bertanggungjawab,” katanya.

Dari keterangan diperolehnya, kata Karim, santri tersebut meninggal karena sakit. Dari keterangan pengurus Tsanawiyah, anak ini sakit lalu dibawa ke Puskesmas Indralaya, karena agak serius sakitnya, dirujuk ke Rumah Sakit Tanjung Senai dan meninggal di sana.

"Sebelumnya juga kita sudah beritahu keluarga korban. Sebagai bentuk kepedulian kita antar jenazahnya, saat itu ada 4 guru yang ikut ngantar,” bebernya.

Karim juga mengaku baru tahu, kalau hal ini dipermasalahkan keluarga korban. "Menurut keluarga korban ada hal-hal yang luar biasa, kami tidak tahu hal apa, kalau kami tahu tidak mungkin kami antar, pasti kami urus dulu,” tandasnya.

Seterusnya, dari keterangan ustadz Salamuddin, pihaknya mendapat informasi bila dibalik meninggalnya Finanda ada yang tidak wajar. Karena di tubuh korban terdapat luka dan lebam seperti bekas penganiayaan. Bahkan laporan di pihak berwajib juga menduga ada tindakan kekerasan.

Akhirnya, para guru di Ponpes RU mencari informasi di asrama, tempat korban tinggal. Ternyata pada Senin (22/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, korban ini sempat bermain pukul-pukulan dengan rekannya satu asrama bernama Ari sehingga terjatuh.

Rupanya, Selasa (23/10/2018) sekitar pukul 20.00 WIB datang petugas Polda Sumsel ke Ponpes RU untuk mengintrogasi Ari dan malam itu juga dibawa ke Mapolda Sumsel. (nik)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close