Ditunda, Rizal Ramli Akan Diperiksa pada Rabu


Arie Perdana Putra 2018-10-22 14:15:08 Hukum 28 kali

Rizal Ramli

JAKARTA, Kabar28.com,- Penyidik Polda Metro Jaya memanggil mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli terkait laporan Partai NasDem soal tudingan pencemaran nama baik Surya Paloh. Rizal akan diperiksa sebagai pihak terlapor.

"Jadi kami hari ini menyampaikan surat permohonan penundaan pemeriksaan terhadap klien kami saudara Rizal Ramli, kami mohonkan kepada Direktur, kami sampaikan suratnya kepada Kasubdit Jatanras AKBP Jerry Siagian, terus kepada perwira penyidik. Hari ini kami sampaikan surat penundaan untuk pemeriksaan untuk dijadwalkan hari Rabu yang akan datang," ujar pengacara Rizal Ramli, Johannes Tobing, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Rizal Ramli sedianya diperiksa hari ini namun dia berhalangan hadir karena harus menghadiri kegiatan lain. Pemeriksaan selanjutnya diagendakan kembali pada Rabu (24/10/2018).

"Beliau masih ada rapat yang belum bisa ditunda karena ini kan sudah schedule, jadi kami mohonkan untuk ditunda. Suratnya sudah disampaikan, diterima penyidik Jantaras unit 3," ujarnya.

Johannes juga mengatakan kliennya siap untuk membeberkan sejumlah hal mengenai polemik tersebut. Data-data yang dimiliki Rizal akan diserahkan kepada penyidik.

"Tentu kan dipanggil sebagai terlapor, pasti kan penyidik sudah menyiapkan bahan-bahan pertanyaan, ya yang menjadi terkait masalah itu kan mungkin akan ditanya kenapa pak Rizal Ramli bicara begitu, apa dasarnya, emang apa-apa data yang dipegang. Bukti-bukti seperti apa? Terus mana yang disebut ada dugaan kesalahan pelanggaran wewenang terkait kuota impor, yang mana ditambah, yang mana yang tidak. Nanti akan kita jelaskan semua. Jadi bahan-bahannya kita sudah ada," tuturnya.

Rizal Ramli sebelumnya dilaporkan NasDem ke Polda Metro Jaya. Rizal dituding telah mencemarkan nama baik Ketum NasDem Surya Paloh lewat pernyataannya dalam program di dua stasiun televisi swasta.

Laporan tersebut diterima dengan nomor LP/4963/IX/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 17 September 2018. Perkara yang dilaporkan adalah pencemaran nama baik dan atau fitnah tindak pidana bidang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana Pasal 310 KUHP dan/atau 31 KUHP dan/atau Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Atas laporan itu, Rizal Ramli melaporkan balik Surya Paloh ke Bareskrim pada Selasa (16/10). Rizal juga menuntut uang sebesar Rp 1 triliun.

sumber: detik.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close