Warga Rengas II Pertanyakan Tindak Lanjut Kasus Asusila sang Kades


Arie Perdana Putra 2018-10-22 11:15:09 Ogan Ilir 212 kali

Pertemuan sedang berlangsung

INDRALAYA, Kabar28.com,- Sedikitnya 53 masyarakat Desa Rengas II, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang terdiri dari BPD, Perangkat Desa, Karang Taruna, PKK dan tokoh masyarakat lakukan pertemuan dengan unsur tripika Payaraman terkait tindak lanjut kasus dugaan asusila yang diduga dilakukan Kades Rengas II, Sarkani.

Camat Payaraman, Ahmad Toriq mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya mendapat surat tembusan atas nama masyarakat yang ditujukan kepada Bupati terkait tindakan asusila yang dilakukan Kades Rengas II.

"Selanjutnya saya panggil dan konfirmasi kepada Kades Rengas II. Karena kapasitas saya sebagai Pembina bukan sebagai Penyidik, saya nasehati kades terkait kasus ini, namun saya tak bisa berbuat apa-apa karena surat ini ditujukan kepada Bupati Ogan Ilir," katanya, di Balai Pertemuan Kecamatan Payaraman, Senin (22/10/2018).

Lanjutnya, dirinya sebagai Camat mempertanyakan surat tersebut, ternyata surat itu sudah sampai ke Pemkab OI dan sudah di disposisikan kepada Inspektorat OI.

"Namun, terkait laporan itu kades tak bisa langsung dipecat. Kecuali, masyarakat langsung menangkap basah apa yang dilakukan kades dan mempunyai bukti otentik. Oleh sebab itu, sebagai camat dirinya selalu berkoordinasi dengan Pemkab OI dan tak bisa mengambil keputusan sendiri," ujarnya.

Dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar dan mengikuti prosedur yang ada. Karena sesuai aturan, kades tak bisa serta merta langsung dipecat.

"Saya mohon kita semua bersabar, Pemkab OI tidak membiarkan kasus ini. Namun, ada tahapan dan prosedur yang harus diikuti. Nanti, tim dari Inspektorat akan turun untuk kroscek ke lapangan," tutupnya.

Sementara, Kapolsek Tanjung Batu, AKP Masri mengatakan, pihaknya tak bisa menindaklanjuti kasus tersebut tanpa adanya laporan dari pihak yang dirugikan.

"Sesuai dengan KUHP, kalau tak ada laporan dari pihak yang dirugikan seperti suami/istri korban, serta bukti-bukti pendukung kami tak bisa menindaklanjuti kasus ini," katanya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolsek Tanjung Batu, Kapospol Payaraman, Danposramil Payaraman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa se- Kecamatan Payaraman. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close