GPAB Desak Kejari OI Investigasi Dugaan mal Administrasi di SMAN 1 Tanjung Raja


Arie Perdana Putra 2018-10-17 14:45:20 Ogan Ilir 99 kali

Surat pernyataan sikap GPAB Sumsel

INDRALAYA, Kabar28.com,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Generasi Penggerak Anak Bangsa (GPAB) Sumatera Selatan (Sumsel) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir (OI) menelusuri dugaan mal administrasi dan komersialisasi yang diduga dilakukan Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raja, Rabu (17/10/2018).

Ketua DPD GPAB Sumsel, Yongki Ariansyah mengatakan, apa yang dilakukan oknum Kepala Sekolah tersebut bertentangan dengan Peraturan Pemerintah RI nomor 17 tahun 2010 pasal 181 yang berbunyi; Pendidik dan tenaga kependidikan, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan.

"Serta peraturan Mendikbud RI nomor 45 tahun 2014, tentang pakaian seragam sekolah bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar menengah, BAB IV tentang pengadaan dan penggunaan pasal 4 yang berbunyi; 1, pengadaan pakaian seragam sekolah diusahakan sendiri oleh orang tua atau wali peserta didik. 2, pengadaan pakaian seragam sekolah tidak boleh dikaitkan dengan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru atau kenaikan kelas," ujar Yongki.

Senada dengan hal itu, sambung Yongki, DPD GPAB Sumsel dan elemen masyarakat lainnya menyatakan sikap, meminta Kejari OI untuk menela'ah dan melakukan nvestigasi mendalam terhadap dugaan maladministrasi dan komersialisasi pada dunia pendidikan yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala SMAN 1 Tanjung Raja. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close