Bawa Minyak Ilegal, Sopir dan Kernet Ditangkap


Arie Perdana Putra 2018-10-15 21:02:03 Hukum 27 kali

Kedua tersangka saat diamankan

PALEMBANG, Kabar28.com,- Hingga saat ini sopir dan kenek mobil truk Nopol BG 8256 ID, Ridho (36) warga Dusun II RT 07 RW 04 Desa Ulak Jermun Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten OKI dan Medi Hartono (38) warga Dusun II Tanjung Keputaran RT 02 RW 02 Kelurahan Tanjung Keputaran masih terus menjalani pemeriksaan penyidik Unit Pidana Khusus (Pidsus) Polresta Palembang, Senin (15/10/2018). 

"Keduanya masih dalam pemeriksaan intensif penyidik. Kita belum bisa bicara banyak. Saat penangkapan, mereka membawa BBM tanpa dilengkapi surat-surat," jelas Kanit Pidsus, IPTU Hary Dinar.

Tersangka yang ditangkap di kawasan Musi II sempat berusaha menghindari petugas. Ketika dilakukan pemeriksaan, ternyata keduanya tidak dapat menunjukkan surat penting. 

"Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Ketika diselidiki plat mobilnya, ternyata benar. Dengan barang bukti berupa bensin sebanyak 10 ton, 18 deriken plastik ukuran 70 liter sebanyak 1260 liter, 12 deriken ukuran 35 liter berjumlah 420 liter dan minyak tanah 13 deriken ukuran 35 liter sebanyak 455 liter," tandasnya.

Sementara, tersangka Ridho mengaku hanya bekerja dan menerima upah membawa minyak dari Imron. "Kami hanya membawa minyak ini dari Keluang MUBA, untuk dibawa ke Prabumulih. Terhitung sudah dua bulan ini mengantar minyak dengan bayaran Rp400 ribu per satu kali antar," jelas tersangka Ridho, saat dibincangi di ruang piket. 

Sedangkan tersangka Medi, mengaku hanya menerim bayaran Rp 300 ribu. "Saya baru dua kali pengantaran pak. Untuk satu kali perjalanan di upah Rp 300 ribu," ungkapnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close