Fahri Hamzah: Jokowi Lebih Suka Fiksi dan Lupa Sejarah


Arie Perdana Putra 2018-10-14 19:45:15 Palembang 81 kali

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

PALEMBANG, Kabar28.com,- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengkritik pidato Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada Jumat (12/10/2018).

Menurut Fahri, Presiden saat ini lebih suka berbicara soal fiksi dibandingkan tentang sejarah terbentuknya negara Indonesia. Fahri mengatakan, Presiden semestinya tidak perlu bicara soal fiksi seperti film Avanger, Game of Thrones.

“Pemimpin tidak suka lagi berbicara sejarah, pemimpin kita bicara fiksi, Thanos, Avengers lah, Game of Thrones, seolah-olah mengajak kita memikirkan suatu yang dangkal ke kaum milenial, sejarah dilupakan, Sriwijaya dilupakan, Majapahit dilupakan,” katanya dalam acara “ngopi bareng" Deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (14/10/2018).

Lanjutnya, semestinya pemerintah tak melupakan sejarah terbentuknya Indonesia dengan menyampaikan betapa sulitnya para pejuang tanah air merebut kemerdekaan di tangan para penjajah kala itu.

Salah satu contoh, ketika presiden pertama Soekarno hanya menggunakan stasiun radio untuk menyampaikan pidato kepada rakyat. Selain itu, perjuangan Bung Karno yang dibuang beberapa kali oleh penjajah juga harus dikenang.

“Bahkan orang Amerika saja terus menggaungkan para pemimpin dan pemikir terdahulunya seperti Haisen Hower, George Washington, Franklin. Kenapa tiba-tiba Presiden justru mengutip fiksi Game Of Thrones? Itu tidak ada dalam kenyataan. Mengutip kitab suci tentunya lebih enak didengar,” ujarnya.

sumber: kompas.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close