Temui Jokowi, Din Resmi Mundur sebagai Utusan Khusus Presiden


Lia Cikita 2018-09-25 20:20:57 Nasional 30 kali

Din Syamsuddin dan Jokowi (Foto: istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Din Syamsuddin telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban‎.

Din telah menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan keinginannya tersebut di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (25/9/2018).

‎"Saya juga sampaikan melalui surat pengunduran diri, per tanggal 21 September yang lalu dan alhamdulillah beliau sudah membaca, dan dapat memahami maksudnya, apalagi setelah saya sampaikan secara lisan tadi," ujar Din.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah menjelaskan, dirinya masih memiliki jabatan di dalam struktural di Muhammadiyah. Sehingga, ia harus netral dalam Pilpres 2019.

"Jadi, kalau saya masih menjabat sebagai utusan khusus presiden yang sekarang jadi capres, itu berarti banyak yang memahaminya saya hanya ada di sini, di satu pihak, di satu kubu, dan itu akan menghalangi dan tidak memudahkan upaya saya untuk membangun kebersamaan dari masyarakat majemuk, di berbagai organisasi," papar‎ Din.

Din memastikan akan terus membangun kebersamaan dan kemajukan di tingkat nasional maupun internasional melalui kegiatan lainnya yang tidak melibatkan pemerintah.

"Beliau (Presiden) mengapresiasi kerja saya selama setahun ini dan ada event-event besar, signifikan, musyawarah besar pemuka agama untuk kerukunan bangsa yang bermuara pada kesepakatan penting, kemudian konferensi tingkat tinggi ulama untuk wasatiyah Islam, dan terakhir world peace forum, kegiatan ini semua akan saya lanjutkan karena saya sudah ada dalam gerakan-gerakan ini tapi tidak lagi sebagai utusan khusus presiden, sebagai diri sendiri‎," paparnya.

‎Pelepasan jabatan Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Dialgo dan Kerjasama Antaragama dan Peradaba, nantinya akan diterbitkan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Ia berharap, Kepala Negara segera menerbitkan Keppres tersebut. "Beliau belum jawab secara resmi. Mungkin dalam hari-hari ini ada Keppres, dulu diangkat dengan Keppres, maka akan dihentikan dengan Keppres," ucap Din.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close