Predator Anak di Sukabumi Cabuli 12 Korban


Mutiara Safitri 2018-09-25 12:38:23 Nasional 41 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Sukabumi, Kabar28.com,-  Sebanyak 12 bocah lelaki dan perempuan menjadi korban predator anak di Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku kejahatan seksual ini tinggal dekat sekolah para korban.

Ulah durjana lelaki inisial DAD (45) ini terbongkar setelah salah satu keluarga korban melapor polisi. "Seluruh korban berjumlah 12 anak," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi didampingi Kapolsek Caringin, Iptu Rafik Rahadian Syah di Mapolsek Caringin, Selasa (25/9/2018).

"Empat anak mengalami kekerasan, empat anak digerayangi dan juga mengalami kekerasan, empat lainnya disodomi oleh pelaku. Seluruhnya mengalami kekerasan seksual," tutur Nasriadi menambahkan.

Mayoritas korban berjenis kelamin lelaki. Empat di antaranya perempuan. Peristiwa pencabulan itu terjadi Maret hingga April lalu. Kasus kejahatan seksual tersebut baru terungkap setelah salah seorang korban yang saat itu masih duduk di kelas 2 SD pindah sekolah.

Korban yang memilih tinggal bersama ibunya itu mengaku takut di sekolah yang lama karena kerap menjadi sasaran pencabulan DAD. "Pelaku tinggal bertetangga dekat dengan sekolah, hanya sekitar 200 meter. Ketika pindah, korban menjadi pemurung dan mengeluh sakit saat buang air besar. Oleh orang tuanya korban lalu ditanyai dan mengaku telah dicabuli oleh pelaku," ujar Nasriadi.

Singkat cerita orang tua korban kemudian membuat laporan polisi. Setelah itu, polisi bergerak cepat. Sejumlah keterangan meluncur dari mulut korban, nama-nama teman sekelasnya disebut oleh korban

Polisi meringkus DAD yang berstatus pengangguran. Namun pelaku mengelak perbutannya. Sejumlah tetangga memberikan kesaksian bahwa DAD mengalami gangguan kejiwaan.

"Korban sampai saat ini belum mengakui perbuatannya, keterangan tetangga menyebut pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan. Anggota kita tidak percaya begitu saja dan melakukan tes kejiwaan ke dokter di RSUD R Syamsudin. Hasilnya, pelaku tidak ada gangguan kejiwaan, namun mengidap penyimpangan orientasi seksual," beber Nasriadi.

Polisi menggeledah rumah DAD. Di kediamannya ditemukan tali tambang serta kain abu-abu dan sebuah lakban hitam. "Dari 12 anak, sembilan di antaranya yang mengaku sempat diikat di sebuah gubuk di tengah sawah, mulut mereka di lakban. Korban membenarkan tali dan lakban yang kita temukan di kediaman pelaku itu alat yang dipakai saat melakukan aksi bejatnya," tutur Nasriadi.

Polisi masih mendalami kasus ini. Sang predator anak tersebut ditahan di Mapolsek Caringin Sukabumi. "Jumlah korban kemungkinan akan terus bertambah," ucap Nasriadi.

Sumber : detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close