Sri Mulyani Beberkan Cara Ekonomi RI Tumbuh 5,3% di 2019


Lia Cikita 2018-09-24 16:15:15 Ekonomi 24 kali

Sri Mulyani soal Pertumbuhan Ekonomi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut tahun 2019 nanti pertumbuhan ekonomi akan tetap tumbuh tinggi. Dirinya memperkirakan meskipun memasuki tahun politik, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bisa tumbuh sebesar 5,3%.

Target pertumbuhan ekonomi tersebut sudah mempertimbangkan berbagai aspek. Dari mulai situasi perekonomian global hingga perkembangan perekonomian dalam negeri di kuartal akhir tahun ini.

"Untuk 2018, karena saya sedang bahas dengan dewan. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah disampaikan Presiden Joko Widodo tanggal 16 Agustus. Growth (ekonomi) tahun depan tetap 5,3%," ujarnya dalam acara Indonesia Economic Forum di Kantor Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebutkan, pertumbuhan ekonomi tahun depan masih akan ditunjang oleh beberapa aspek demand. Seperti pertumbuhan konsumsi, investasi, ekspor dan tetap menjaga impor.

"Tahun depan tetap 5,3% dipengaruhi oleh agregat demand, konsumsi tetap tumbuh di 5,1%, dan investasi tumbuh di 7%, ekspor 6,3%, dan impor bisa dijaga di 7,1%," ucapnya.

Sementara dari sisi suplai juga, pemerintah akan sekuat tenaga untuk bisa mengimbangi demand. Beberapa sektor yang akan didorong adalah sektor pertanian, pertambangan, dan juga manufaktur.

"Dari sisi suplai side kita berharap sektor pertanian akan tetap tumbuh healthy di atas 3% mendekati 4%, pertambangan masih tetap struggle, manufaktur kita berusaha bisa tumbuh di atas 5%. Selama tiga tahun terakhir selalu tumbuh di bawah 5%. penerimaan pajak kita terbesar di sektor manufaktur. Jadi itu so important untuk berbagai dimensi," jelasnya.

Di sisi lain pemerintah juga akan menggenjot agar penerimaan pajak bisa tumbuh. Ditambah lagi, pemerintah juga masih akan menggenjot pembanguan infrastruktur ditahun depan.

"Konstruksi 5,6%, services juga akan kuat. Transportasi mendekati 9%. dengan situasi inilah kita berharap 5,3% tetap kita jaga, inflasi 3,5%," ucapnya.

Meskipun begitu lanjut Sri Mulyani, ada sedikit tekanan pada Suku Bunga di Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan. Diperkirakan suku bunga SPN akan berada di angka 5,2%.

"Namun suku bunga (SPN) akan mengalami tekanan agak naik. ini yang membandingkan dengan situasi 2017-2018. Mungkin suku bunga akan mendekati 5%-5,25%," ucapnya.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close