Instansi Belum Setor Lowongan Terancam Tak Ada Penerimaan PNS Baru


Lia Cikita 2018-09-20 17:55:36 Ekonomi 45 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Jakarta,Kabar28.com,  - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang rencanannya akan dimulai tanggal 26 September 2018 terancam mundur. Sebab, masih banyak instansi pusat maupun daerah yang belum mengumpulkan atau meng-upload data formasi dan persyaratan di portal SSCN.

Meskipun begitu, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, saat ini pihaknya menyiapkan beberapa langkah antisipasi untuk menghindari pemunduran jadwal pendaftaran.

Salah satunya adalah mengenai kemungkinan akan ditinggalnya instansi pusat maupun daerah yang hingga tanggal 26 September 2018 belum meng-upload data formasi dan persyaratannya.

"Yang jelas risikonya ada di mereka sendiri kalau terlambat bisa jadi kita tinggalkan," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Sebab menurut Ridwan, tidak boleh ada satupun yang menghambat proses perekrutan PNS baru pada tahun ini. Baik itu hambatan di internal maupun di eksternal pemerintahan.

"Tidak boleh ada proses apapun yang menghentikan rekrutmen CPNS ini," ucapnya.

Meskipun begitu wacana tersebut masih terus dikaji dan dikomunikasikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB). Termasuk juga mengenai kebijakan khusus untuk rekrutmen di Lombok Utara.

"Tanggal 26 kita tunggu akan seperti apa seperti teman-teman di Lombok juga kan kita masih menunggu," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Ridwan, pihaknya mengimbau kepada seluruh instansi pusat ataupun daerah untuk segera meng-upload data ke Portal SSCN sebelum tanggal 26 September, sehingga proses pendaftaran CPNS bisa berjalan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

"Kami harap sisanya 76+525 itu Agara segera (meng-upload ke SSCN). Kalau tidak mereka tidak akan secara kemungkinan dapat talenta terbaik dibandingkan instansi yang sudah ada di website SSCN," jelasnya.

Sumber : Okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close