Rupiah Dibuka Perpanjang Tren Perbaikan, Kekuatan USD Memudar


Mutiara Safitri 2018-09-20 11:28:12 Ekonomi 32 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (20/9/2018) dibuka memperpanjang tren perbaikan untuk menjauhi level Rp14.900/USD. Sinyal pemulihan mata uang Indonesia terus menguat ketika USD masih berada di dekat posisi terendah dalam tujuh pekan terhadap enam mata uang utama lainnya. 

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah sesi pagi perkasa di level Rp14.839/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terus melaju dibandingkan kemarin yang terparkir Rp14.896/USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah pada awal perdagangan menguat menjadi Rp14.845/USD dari sebelumnya tertekan di posisi Rp14.875/USD. Menjelang akhir pekan, rupiah bergerak di kisaran level Rp14.820 hingga Rp14.850/USD. 

Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka di level Rp14.840/USD untuk terus bertahan di zona hijau dari kemarin Rp14.871/USD. Rupiah terlihat membaik dengan pergerakan harian Rp14.810-Rp14.870/USD.

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB melesat menuju  Rp14.845/USD. Posisi ini terapresiasi dari penutupan sebelumnya yang berakhir pada Rp14.905/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, dolar melayang di dekat level terendah tujuh pekan terhadap enam mata uang utama lainnya. Hal ini sebagian karena permintaan safe haven untuk mata uang AS surut ketika respons Beijing terhadap tarif bea impor AS yang diterapkan sebelumnya tidak menakutkan seperti prediksi. 

Indeks dolar berada di posisi 94,554 untuk mendekati level terendah tujuh pekan 94,308 yang disentuh pada Selasa, lalu karena saingannya yang lebih sensitif terhadap risiko semakin menguat. Sementara Euro diperdagangkan pada posisi 1,1671 atau tidak jauh dari posisi tertinggi bulan Agustus dan September berkisar 1,1730 terhadap USD.

Dolar Australia, dilihat sebagai proxy untuk perdagangan terkait China serta barometer sentimen risiko yang lebih luas, juga menyentuh level tertinggi tiga minggu, setelah naik 1,5% sepanjang pekan ini. Sedangkan Yen sedikit berubah ke level 112,28 terhadap dolar, mendekati level terendah dua bulan 112,445 pada hari Rabu.

Sumber : sindonews.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close