Pupuk Indonesia Bidik Ekspor Rp 8,31 T Tahun Ini


Mutiara Safitri 2018-09-18 14:32:09 Ekonomi 30 kali

Ilustrasi (Foto : istimewa)

Bontang, Kabar28.com,- PT Pupuk Indonesia Indonesia Holding Company (Persero) menargetkan tahun ini bisa melakukan ekspor urea, amoniak dan NPK dengan nilai total mencapai Rp 8,31 triliun. Angka itu berasal dari para perusahaan pupuk berpelat merah yang menjadi anggota holding.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat menegaskan, target ekspor tersebut ditetapkan perusahaan setelah memastikan kebutuhan untuk dalam negeri telah terpenuhi.

"Walaupun kita ekspor tapi stok untuk dalam negeri terutama yang untuk pangan sudah tercukupi. Produk untuk non pangan juga masih banyak," ujarnya di Bontang, Kalimantan Timur, Selasa (18/9/2018)

Sepanjang Januari-Agustus 2018, Pupuk Indonesia telah mencatatkan penjualan ekspor sebesar 1.081.425 ton yang terdiri dari 616.294 ton Urea, 371.841 ton Amoniak dan 93.290 ton NPK atau dengan total senilai Rp 4,55 Triliun. 

Saat ini Pupuk Indonesia menguasai pasar pupuk Negara-Negara di Asia Tenggara seperti Filipina, Vietnam, Thailand, Myanmar, Malaysia, Timor Timor dan Singapore dengan total ekspor sebesar 507.694 ton Urea, 126.170 ton Amoniak, dan 21.301 ton NPK atau senilai Rp 2,67 triliun. 

Selain Asia Tenggara, wilayah Asia Timur seperti Cina, Jepang dan Korea Selatan masih menjadi tujuan ekspor tertinggi untuk produk-produk tersebut. Tidak hanya wilayah Asia, namun produk Pupuk Indonesia pun telah masuk ke pasar Jordan, USA, Afrika Selatan, Chile, Puerto Rico, dan Peru. 

"Untuk periode September hingga Desember ekspor sekitar 848 ribu ton. Jadi jumlah yang kita ekspor nanti 1,98 juta ton dengan nilai Rp 8,31 triliun," tambahnya

Sementara untuk hari ini Pupuk Indonesia melalui anak usahanya PT Pupuk Kalimantan Timur, mengekspor 21.600 ton pupuk urea ke Filipina dan 3.500 ton amonia ke Vietnam. Adapun nilainya untuk ekspor urea mencapai US$ 6,3 juta atau setara Rp 93,24 miliar (kurs Rp 14.800) dan amonia sebesar US$ 1,2 juta atau setara Rp 17,76 miliar. Jika ditotal maka mencapai Rp 111 miliar. 

Sumber : detik.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close