OT Makan Korban. 1 Warga Tewas, Anggota Polres OKI Luka Parah


Arie Perdana Putra 2018-09-17 20:27:01 Ogan Ilir 1678 kali

Jasad korban Abdul Jabar

INDRALAYA, Kabar28.com,- Orgen Tunggal (OT) di Dusun III Desa Skonjing Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), Senin (17/9/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari berakhir dengan peristiwa pengeroyokan yang menelan korban jiwa.

Bahkan, seorang anggota polisi yang bertugas di Polres OKI juga nyaris tewas akibat terkena tusukan benda tajam.

Korban yang tewas bernama Abdul Jabar (33), warga Desa Sungai Pinang I Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir. Akibat tusukan senjata tajam di bawah Ketiak.

Sementara anggota Polres OKI yang terluka bernama Ricard Aji Pratama (32), warga yang sama dan mendapat perawatan serius di Rumah Sakit.

Dari penyelidikan sementara polisi, sedikitnya ada dua tersangka yang terlibat dalam pengeroyokan itu.

Sam, warga Desa Mandi Angin Kecamatan Indralaya Selatan, dan Ar alias Nang warga Sukaraja Baru Kecamatan Indralaya Selatan yang hingga sore kemarin masih melarikan diri.

Kapolsek Tanjung  Raja AKP Arfanol Amri mengatakan, sebelum terjadi pengroyokan itu tersangka Sam datang dari belakang rumah Alam, mendekati parkiran untuk menonton pesta OT dengan mengendarai sepeda motor BG 5236.

"Rupanya di area parkiran itu ada anggota polisi Ricard Aji Pratama, dan menegur tersangka karena lampu motornya masih menyala yang menyilaukan mata. Entah apa yang dipersoalkan, tiba-tiba tersangka merasa tidak senang sehingga terjadi adu mulut dengan Ricard Aji Pratama dan bergulat. Saat itu datang teman tersangka, yaitu AR alias Nang dan langsung mengeluarkan senjata tajam menusuk korban dan Sam  mengambil batu bata memukul kepalanya," kata Kapolsek.

Melihat anggota polisi itu terluka, sambung Arfanol, Abdul Jabar mencoba melerai. Namun Abdul Jabar pun dikeroyok oleh kedua tersangka sehingga mengalami luka tusuk di sekujur tubuhnya. Dalam keadaan terluka, ia berlari menyelamatkan diri sehingga akhirnya dilarikan warga ke Puskesmas Tanjung Raja. Namun karena luka cukup parah, korban meninggal dunia.

"Sementara korban Ricard Aji Pratama mengalami luka sebanyak empat liang, robek bahu kiri, luka bacok di kepala kiri sampai ke telinga, luka bacok pergelangan tangan kiri dan lecet lutut kiri, saat ini dirawat di Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang.

Kapolsek uga menjelaskan, usai mengeroyok kedua tersangka langsung melarikan diri mengendarai sepeda motor menuju Desa Sukaraja, Indralaya Selatan. "Namun, akhirnya motor tersebut berhasil diamankan karena ditinggalkan pemiliknya di tengah jalan," pungkasnya. (nik)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close