Gerindra Akan Minta Penjelasan Demokrat soal Adanya Kader Dukung Jokowi


Mutiara Safitri 2018-09-10 12:46:39 Politik 34 kali

Nizar Zahro (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,-  Partai Demokrat memberikan dispensasi kepada beberapa DPD untuk mendukung bakal capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Partai Gerindra akan meminta penjelasan dari Demokrat soal adanya kader besutan SBY mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin tanpa adanya sanksi.

“Munculnya kabar di media bahwa Partai Demokrat memberi kompensasi kepada DPD untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf, perlu diklarifikasi kebenarannya,” ujar Ketua DPP Partai Gerindra, Nizar Zahro, saat dihubungi wartawan, Senin (10/9/2018).

Nizar pun menjelaskan, nantinya parpol koalisi Prabowo-Sandiaga akan melakukan rapat internal guna membahas dinamika yang terjadi belakangan ini.

“Termasuk membahas isu adanya DPD dari parpol tertentu yang mendukung Jokowi-Ma'ruf. Di rapat tersebutlah baru ketahuan kebenarannya. Jika masih kabar media sulit untuk menyimpulkan antara keputusan partai atau manuver personal,” jelas Nizar.

Oleh karena itu, Gerindra pun berharap semua parpol koalisi tetap solid mendukung secara sepenuhnya kepada Prabowo-Sandiaga. Hal itu agar Prabowo-Sandi dapat memenangi Pilpres 2019.

“Adapun munculnya dinamika-dinamika di lapangan lebih elok dibahas dalam forum internal parpol pengusung. Kita telah menjadi satu keluarga. Insya Allah akan mampu berbicara dari hati ke hati,” tandasnya.

Sebelumnya Partai Demokrat mengizinkan 5 DPD provinsi untuk mendukung bakal capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Padahal, dalam Pilpres 2019, Demokrat sudah deklarasi mendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief membantah pihaknya bermain dua kaki dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Alasan Demokrat membolehkan para kadernya di sejumlah daerah mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin karena pihaknya juga memikirkan suara partai di Pileg 2019.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close