Selama Asian Games LRT Gratis Bagi Warga


Arie Perdana Putra 2018-08-19 22:25:24 Palembang 51 kali

Suasana di dalam LRT

PALEMBANG, Kabar28.com,- Adanya larangan masyarakat umum untuk menikmati Light Rail Train (LRT) kini telah dihapuskan, dan diperbolehkan bahkan gratis mulai 19 Agustus-2 September 2018.

Meski demikian, pengelola LRT tetap mengutamakan penyelenggara Asian Games, sementara untuk masyarakat umum jika telah melebihi kapasitas tetap tidak diperbolehkan.

Direktur Prasarana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Kemenhub RI, Zamrides mengatakan, penumpang LRT harus dibatasi untuk menjaga kondisi ideal agar jangan sampai LRT ada gangguan karena kelebihan penumpang, sehingga penumpang harus dibatasi sesuai dengan kondisi ideal.

"Saya meminta semua orang menjaga fasilitas LRT Palembang terutama kebersihannya, keamanannya. Kalau ada yang macet beritahukan yang piket hari ini agar bisa diperbaiki kontraktor,” katanya.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Light Rail Transit (LRT) Palembang, Suranto  mengatakan, mulai 19 Agustus-2 September, pihaknya akan melakukan angkutan Asian Games dimana pesertanya ada atlet Asian Games, panitia, penumpang umum.

“Dengan kapasitas nyaman, kita sudah sepakat kemarin awalnya memiliki total 330 penumpang, dengan satu meter itu berjumlah 4 orang. Kita juga akan tetap jaga kepadatannya agar nyaman, kalau khusus atlet kita kosongkan satu gerbong," katanya.

Lanjutnya, seperti yang sudah dilihat, gerbong pertama untuk atlet dan dua gerbong untuk penumpang umum. Akhirnya, 330 itu diturunkan lagi kuotanya menjadi 220 untuk menumpang umum dan 110 bagi atlet.

"Itu perlu kita jaga bersama dan disampaikan kepada masyarakat, supaya maklum dengan keterbatasan, kalau kuotanya kurang, kita arahkan LRT selanjutnya,” bebernya.

Sedangkan manajemen PT INKA, Alit Darmawan mengatakan, untuk mencapai performa LRT yang 100 persen, maka harus dipatuhi batasan-batasannya. Batasan itu merupakan performa yang ideal kereta untuk berkerja maksimal, dan kalaupun dilebihkan pada tidak diizinkan.

"Performa di lapangan terkadang susah untuk mendeteksi berapa orang yang masuk. Dalam rancangan kita ada 60 persen jika terjadi kelebihan beban, karena kita mengantisipasi masyarakat," ujarnya.

Sambungnya, untuk antisipasi sudah dihitung seperti itu, walaupun ada lebih beban, tetap bisa beroperasional.

"Tapi kita tidak mengizinkan kereta itu dinaiki melebihi 500 penumpang dari seluruh gerbong yang tersedia," himbau dia.

Di tempat yang sama, Direktur  Politeknik Unsri, Ahmad Takwa mengatakan, semestinya panitia daerah Asian games, Pemerintah Provinsi Sumsel dalam ini membentuk dan mensupport pelaksanaan Asian Games dapat berjalan dengan sebaik baiknya.

"Salah satunya Asian Games ini merupakan alat untuk membangun, maka salah satunya dicapai dengan membangun daerah Sumsel itu sendiri dengan transportasi menuju mediapolitan, maka langkah percepatan pembangunan ini sudah dicapai melalui LRT," ucapnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close