Ma'ruf Amin dan Konsepnya dalam Membangun Bangsa


Lia Cikita 2018-08-16 21:44:37 Nasional 26 kali

KH Ma'ruf Amin (Foto: istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - KH Ma'ruf Amin berani mengambil posisi sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) bukan dengan otak kosong. Namun, ia memiliki segudang konsep dalam membangun bangsa.

Berbicara perekonomian, Ma'ruf Amin tentunya akan cenderung syariah, atau seperti sebelumnya mencuat ke publik adalah konsep Mustadh'afin. Namun, sebelum berangkat ke sana, dirinya ingin berbicara dulu soal pondasinya.

Ada dua hal terpenting yang menurutnya bisa menopang terjadinya pembangunan bangsa dengan baik. Pertama, adalah ukhuwah islamiyah (persaudaraan umat Islam) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), dan itulah yang harus dijaga lebih dahulu. 

"Prinsip ini yang ingin kita teguhkan, jangan sampai ada yang tidak punya komitmen kebangsaan dan juga kita juga harus punya kesepakatan mekanisma dalam menyampaikan aspirasi, yaitu melalui mekanisme yang diatur dalam UU 1945," ujarnya dalam wawancara dengan Tim iNews TV, Kamis (16/8/2018).

Untuk itu, tidak boleh lagi ada radikalisme, apalagi terorisme. Konsep tersebut merupakan konsep dasar. Bila mampu menjaga dua tersebut, maka negara ini akan aman.

"Negara ini akan terjaga daripada perpecahan. Kedua yang harus diciptakan keamanan dan perdamaian. Negara kalau tidak aman tidak bisa membangun, contoh Afganistan, dia negara paling kaya di dunia, gasnya kemudian minyaknya terbesar, tapi tidak bisa (membangun), kenapa? karena tidak damai. Perang terus," tuturnya.

Ma'ruf pun memaparkan lima prinsip penting dalam konsep Islam. Pertama, terjaganya agama, terjaganya jiwa, terjaganya akal, terjaganya keturunan, dan terjaganya harta. Namun, masih perlu ditambah dua lagi.

"Terjaganya keselamatan dan keamanan. Kalau tanpa dua ini enggak bisa kita (membangun bangsa)," katanya.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close