Lanud Palembang Eksekusi Lahan yang Dikuasai Oknum Dewan OI


Arie Perdana Putra 2018-08-16 18:14:08 Ogan Ilir 421 kali

Ilustrasi eksekusi lahan

INDRALAYA, Kabar28.com,- Puluhan anggota Lanud Palembang berpakaian lengkap terlihat sedang mengamankan jalannya eksekusi lahan milik TNI AU yang dikuasai oleh oknum anggota DPRD Ogan Ilir, Marzuki A Karim, Rabu (15/8/2018) kemarin.

Eksekusi yang yang melibatkan aparat gabungan dari Lanud Palembang, dan Polres Ogan Ilir dibantu Polsek Tanjung Batu ini berjalan damai dan lancar. Tidak terlihat perlawanan dari pihak Marzuki A Karim.

Namun, suasana mencekam tetap terasa, setelah perlahan warga mulai berkumpul mendekati lokasi lahan yang akan dieksekusi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain memang lokasi lahan yang dieksekusi juga jauh dari pemukiman warga. Warga pun tak begitu banyak terlihat. Eksekusi hanya dipenuhi aparat. Sehingga petugas pun dengan mudah mengeksekusi lahan seluas 15.000 meter persegi (1,5 hektar).

Menurut sumber, pada eksekusi tersebut pihak Lanud Palembang memberikan tenggang waktu kepada oknum anggota dewan dari partai Hanura itu, untuk merobohkan dan mengosongkan lahan milik TNI AU dari bangunan workshop serta pagar tembok keliling, sebelum nanti dirobohkan paksa.

Kepala Desa Tanjung Pinang II, Syafri saat dimintai informasi membenarkan kejadian eksekusi tersebut. Diceritakan Syafri, dirinya bersama rekannya Pjs Kepala Desa Tanjung Pinang I, Mukri diminta hadir guna menyaksikan eksekusi damai pagi hari itu.

"Benar, saya hadir sebagai saksi atas eksekusi lahan itu," ujarnya.

Sekira pukul 09.30 WIB, puluhan anggota dari Pangkalan Udara (Lanud) Palembang, Pengadilan Negeri Kayu Agung serta Kepolisian Polres Ogan Ilir mendatangi lokasi tanah sengketa, guna dilangsungkannya eksekusi lahan terhadap putusan pengadilan kepada Marzuki A Karim selaku penggugat lahan milik TNI AU.

Kabarnya, Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Palembang, Kolonel Pnb Heri Sutrisno memimpin langsung jalannya eksekusi damai tersebut. Sementara hingga berita ini dimuat, Danlanud maupun pihak Pangkalan Udara Palembang belum bisa dikonfirmasi.

Untuk diketahui, sebelumnya telah dilangsungkan sidang gugatan terkait sengketa tanah antara penggugat Marzuki A Karim kepada TNI Angkatan Udara selaku pihak yang digugat di Kantor Pengadilan Negeri Kayu Agung, Sumatera Selatan, Kamis (20/2) lalu. Sidang tersebut yang berlangsung lancar dan aman ini merupakan sidang lanjutan dari sidang-sidang yang sudah digelar sebelumnya. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close