Jokowi Gelontorkan Rp420,5 Triliun untuk Infrastruktur


Lia Cikita 2018-08-16 16:48:23 Ekonomi 28 kali

Presiden Joko Widodo pada pidato RAPBN 2019 (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com, - Pemerintah kembali meningkatkan anggaran untuk pembangunan infrastrukur tahun depan menjadi Rp420,5 triliun. Sementara total anggaran untuk infrastruktur pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 mencapai Rp410,4 triliun.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan sidang Rancangan Undang-Undang (RUU) Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2019 Beserta Nota Keuangannya.

"Alokasi anggaran infrastruktur di tahun 2014 yang hanya sekitar Rp154,7 triliun dan ditingkatkan menjadi Rp256,1 triliun di awal Kabinet Kerja pada tahun 2015, dalam RAPBN 2019 diupayakan naik mencapai Rp420,5 triliun," ujar Jokowi saat Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU RAPBN 2019 Beserta Nota Keuangannya di DPR, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Jokowi menuturkan, sejak tahun 2015 hingga sekarang, Pemerintah telah membangun jalan, rekonstruksi, dan pelebaran jalan nasional sepanjang 12.783 kilometer.

Pemerintah juga berhasil membangun 11 bandara baru, selain itu dari tahun 2016 sampai 2017 sudah dibangun sekitar 369 kilometer spoor rel kereta.

"Kita juga telah memberikan penjaminan pada program pembangunan infrastruktur energi prioritas, seperti pembangunan pembangkit tenaga listrik 10.000 MW tahap 1, infrastruktur digital berupa akses internet di daerah non-komersial dan broadband di desa, penjaminan program penyediaan air minum kepada 11 PDAM, serta penjaminan program kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha" kata Jokowi.

Di sisi lain, dalam rangka menyediakan perumahan bagi masyarakat, Pemerintah telah memfasilitasi kepemilikan 781 ribu unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, melalui dana bergulir, subsidi bunga, bantuan uang muka, dan insentif perpajakan.

Jokowi mengatakan, pembangunan infrastruktur ini akan memperkuat konektivitas, menyambungkan berbagai potensi ekonomi di seluruh Indonesia, memeratakan pembangunan, menumbuhkan kegiatan ekonomi baru, serta meningkatkan distribusi barang dan jasa. Hasil akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, serta pengurangan ketimpangan.

Sumber : Okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close