Penyebab LRT Mogok Bukan Karena Listrik PLN, ini Penjelasannya


Arie Perdana Putra 2018-08-15 13:11:21 Palembang 34 kali

PALEMBANG, Kabar28.com,- PT. PLN (Persero) memastikan bahwa Sistem Kelistrikan yang mensuplai LRT di Kota Palembang dalam kondisi aman dan siap melistriki LRT secara kontinyu. Hal ini disampaikan oleh Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu, Rosmalina ketika diwawancarai pihak media baru-baru ini.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Dirjen Perekeretaapian Kemenhub Zulfikri pada konferensi pers (13/08/2018) lalu. “Kejadian mogoknya LRT Sumsel Minggu kemarin bukan dari PLN,” tegasnya saat diwawancara di stasiun LRT Bandara.

Dijelaskannya, terkait dengan pemberitaan di media yang semakin marak diberitakan, perlu kami luruskan dan sampaikan beberapa penyebab gangguan yang terjadi agar tidak meresahkan masyarakat, yakni pada hari Rabu, 1 Agustus 2018, LRT Sumsel berhenti mendadak 2 km menjelang stasiun Jakabaring akibat sensor pintu yang sensitif terkait prosedur keamanan.

“Apabila pintu tidak tertutup sempurna, maka masinis kereta tidak akan bisa menjalankan kereta dan harus mengecek pintu terlebih dahulu agar menutup dengan sempurna,” tuturnya.

Sambungnya, hari Jumat 10 Agustus 2018, LRT Sumsel kembali berhenti mendadak di Stasiun Bumi Sriwijaya akibat VDU (Vehicle Display Unit) yang tidak dapat membaca posisi kereta. Hal ini akibat fungsi failsafe sinyal yang otomatis bekerja demi keselamatan perjalanan KA. Pada saat kejadian AC di ruang ER mati sehingga terjadi Overheat yang mengakibatkan aspek sinyal tetap merah.

"Namun hal tersebut bisa ditangani berkat kesigapan petugas di lapangan. Kejadian ini tidak menyebabkan kereta mogok namun tetap bisa berjalan dengan dipandu oleh petugas di lapangan,” terangnya.

Minggu (12/08/2018), kembali LRT Sumsel berhenti mendadak akibat shortcircuit. Hal ini dikarenakan kabel negative CCD di sarana yang putus,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam konteks uji coba produk dan operasi LRT merupakan hal yang dilakukan secara maksimal oleh Pemerintah.

“Apabila selama masa Uji coba terjadi kekurangan dapat diberikan kesempatan untuk mengevaluasi dan memperbaikinnya, karena lndonesia merupakan LRT pertama,terkait beberapa permasalahan yang terjadi berulang kali pada pengoperasian LRT selama ini,” jelasnya.

Pemerintah akan segera mengevaluasi secara keseluruhan operasional LRT Sumsel. Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap perbaikan kinerja operasional LRT secara keseluruhan yang berdampak pada peningkatan performa kinerja Operasional LRT Sumsel terutama dalam rangka mendukung Perhelatan Asian games 2018 di Kota Palembang,” tutupnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close