Pertagas Janji Perbaiki Pipa PDAM Sembawa yang Rusak


Arie Perdana Putra 2018-08-13 21:22:48 Banyuasin 163 kali

Rapat Ombudsman Sumsel dengan Pertagas

BANYUASIN, Kabar28.com,- Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan akhirnya turun tangan, setelah mendapatkan laporan masyarakat Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin terkait tidak mengalirnya air bersih ke masyarakat oleh PDAM Tirta Betuah, Cabang Sembawa yang dinilai masyarakat disebabkan karena rusaknya pipa galian PT. Pertamina Gas (Pertagas).

Kepala Ombudsman Perwakilan Sumsel, M. Adrian Agustiansyah mengatakan, dari laporan yang diterima, kejadian itu akibat proyek pemasangan pipa gas yang dilakukan Pertagas.

"Pipa PDAM yang sebelumnya normal kini rusak cukup parah akibat kerusakan tersebut, aliran air yang harusnya mengalir kemudian tersendat, sehingga aliran air tidak keluar sama sekali dan berhenti hingga 8 bulan," katanya.

Merespon yang menjadi keluhan masyarakat tersebut, Lembaga pengawas pelayanan publik ini telah memanggil manajemen Pertagas dan Konsorsium Rekind Wahana (KRW), sebagai pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kerusakan pipa PDAM oleh galian yang dilakukan selama ini.

"Kesimpulan dari pertemuan yang dilakukan dengan Pertagas, diperoleh kesimpulan bahwa Pertagas dan KRW berjanji akan melakukan perbaikan pipa PDAM dengan melibatkan manajemen PDAM Tirta Betuah Cabang Sembawa, dan mengganti segala kerugian secara materil yang ditimbulkan bagi PDAM Cabang Sembawa paling lambat 31 Agutus 2018," ungkap Adrian.

M. Adrian menambahkan, terhadap tindaklanjut dari kesimpulan kemarin, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan kembali memanggil Pertagas dengan menghadirkan Pelapor serta PDAM Tirta Betuah Cabang Sembawa selaku pihak terkait, Senin (13/8/2018) di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan.

"Dari pertemuan yang dilakukan, di hadapan Ombudsman Sumsel dan Pelapor serta PDAM Tirta Betuah Cabang Sembawa, Pertagas menegaskan kembali atas komitmen yang telah dibuat untuk memperbaiki dan mengganti segala kerugian secara materil yang ditimbulkan bagi PDAM Cabang Sembawa paling lambat 31 Agutus 2018, terhadap hal tersebut, Ombudsman akan terus monitor progresnya," terang Adrian.

Kepala Cabang Sembawa PDAM Tirta Betuah, Sri Hartini menyampaikan komitmen yang dilakukan oleh Pertagas tersebut, diharapkan dapat terealisasi dengan segera, agar pihaknya dapat melakukan perbaikan aliran pipa, harapannya masyarakat yang telah lama tidak mendapatkan hak untuk memperoleh layanan air bersih dapat segera teraliri.

"Dengan diperolehnya kesimpulan dalam permasalahan ini, Tugas Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan selanjutnya akan melakukan Monitoring atas komitmen yang telah disepakati, kami mengajak masyarakat kecamatan sembawa khususnya kepada Pelapor untuk terus mengawasi pelaksanaan komitmen Pertagas dalam memperbaiki aliran Pipa PDAM tersebut, jika dirasa tidak dijalankan, Ombudsman akan mengambil langkah kembali sesuai dengan kewenangan yang dimiliki," tutupnya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close