Pecahkan Rekor MURI, 18.818 Pempek Ludes Diserbu Warga


Arie Perdana Putra 2018-08-08 20:15:31 Palembang 74 kali

Warga saat menyerbu pempek yang disajikan

PALEMBANG, Kabar28.com,- 18.818 ludes diserbu warga sebelum acara pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dimulai, di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB), Rabu (8/8/2018).

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengatakan, pempek sudah menjadi trending topik nasional. Ia berharap, pemecahan rekor penyajian pempek terbanyak tersebut juga jadi trending topik.

"Paket pempek 7 ton perhari keluar Palembang itu adalah luar biasa. Saat ini top 5 kuliner Indonesia yang mendunia adalah rendang, soto, nasi goreng, gado-gado, dan tempe semoga pempek bisa jadi nomer 6 kuliner Indonesia yang mendunia," ungkapnya.

Menurutnya, Palembang memiliki dua potensi yang dapat mendunia yaitu pempek dan songket.

"Keduanya bisa menjadi potensi mendorong Palembang makin dikenal dunia, dan wisatawan tertarik mengunjungi Palembang," tuturnya.

Deputi Bidang Informasi dan Kemasyarakatan Badan Standardisasi Nasional (BSN), Zakiyah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk mempromosikan Pempek menjadi produk global, sehingga temanya menjadi pas yaitu “PEMPEK GOES GLOBAL STARTING FROM ASIAN GAMES.

"Pempek sangat berpotensi menjadi produk global, menyusul Tempe yang pabriknya saat ini sudah ada di Jepang, Jerman, Belanda dan Amerika Serikat. Langkah Tempe tersebut dimulai dengan penyusunan Standar Nasional Indonesia SNI 3144 tahun 2009 yang kemudian dikembangkan menjadi standar CODEX STAN 313R tahun 2013 atau standar pangan dunia," ujarnya.

Tiap hari, lanjut Zakiyah, lebih dari 7 ton pempek dikirim ke luar Palembang, sebagian dikirim ke negara tetangga yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand. Data dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel juga menyebutkan lebih dari 4000 UMK pempek dan produk olahan ikan lainnya.

"Hal ini bisa menjadi modal dasar mengembangkan SNI Pempek menjadi standar pangan dunia. Pempek yang sudah ber-SNI sudah melalui tahapan pengujian laboratorium terakreditasi KAN dan proses produksi yang sesuai standar keamanan pangan," ungkapnya.

Pj Wali Kota Palembang, Ahmad Najib mengatakan, dengan adanya rekor MURI tersebut, kualitas pempek terjamin dengan ikan segar olahan akan disukai banyak orang.

"Melalui kegiatan ini diharapkan mampu mendorong penyediaan pangan berkualitas. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi pengusaha pempek untuk menyediakan pempek ber-Standar Nasional Indonesia (SNI)," katanya. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close