"Cemburu", Warga Kelurahan Payaraman Ingin Kembali Jadi Desa


Arie Perdana Putra 2018-08-02 18:01:10 Ogan Ilir 163 kali

Reses di Kelurahan Payaraman Barat

INDRALAYA, Kabar28.com,- Di hadapan para anggota DPRD Ogan Ilir (OI), warga Kelurahan Payaraman Barat dan Payaraman Timur mengeluhkan lambannya pembangunan di wilayah mereka.

Menurut warga, saat ini kondisi pembangunan di kelurahan berbeda jauh jika dibandingkan dengan desa. Karena desa mempunyai dana desa, sedangkan dan kelurahan tidak mempunyai dana kelurahan.

Hal ini terungkap saat warga menyampaikan usulan kepada para anggota DPRD OI dapil V, yang melakukan reses kedua di kediaman Lurah Payaraman Barat, Rabu (1/8/2018) malam.

Taslim, salah satu warga setempat mengatakan, sejak 2 tahun lalu pembangunan gedung balai serbaguna di Kelurahan Payaraman Barat hingga kini belum selesai.

“Kami iri dengan desa-desa sekitar, pembangunannya pesat. Berbeda dengan kelurahan. Lebih baik berubah status saja dari kelurahan menjadi desa seperti dulu lagi,” ungkapnya.

Menanggapi usulan tersebut anggota dewan dapil V,  Huzaimi Mahdad meminta Pemerintah Kelurahan bisa "jemput bola", mengambil anggaran yang sudah tak dianggarkan lagi untuk desa karena sudah ada dana desa. "Melalui reses ini aspirasi masyarakat akan kami tampung, nantinya akan kami bahas dalam rapat dewan,” terangnya.

Anggota dewan lainnya, Arhandi Tabrani mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada warga terkait keinginan untuk kembali menjadi desa.

"Misalnya membuat forum atau pengumpulan tanda tangan atas keinginan itu, nantinya kami akan membahas di rapat dewan, dan menyampaikan usulan ini kepada Pemerintah Daerah,” jelas dia.

Selain usulan perubahan status dari kelurahan ke desa, warga juga mengusulkan agar jalan lingkar yang menyambungkan Payaraman Barat dan Timur dilakukan pengerasan. Mengingat kondisi jalan tersebut masih berupa tanah kuning, bila musim hujan sulit dilalui. Tak hanya itu, warga juga ingin pembangunan balai kelurahan yang terbengkalai dapat dilanjutkan agar bisa dimanfaatkan lagi. (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close