KPK Gali Peran Dirut PLN di Balik Penunjukan Konsorsium Blackgold


Lia Cikita 2018-07-20 21:43:46 Nasional 56 kali

Jubir KPK Febri Diansyah (Foto: istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,  - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menggali peran dari Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir dalam proses penunjukan langsung konsorsium Blackgold Natural Resources dan China Huadian Engineering Co., Ltd dalam menggarap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Konsorsium tersebut diketahui ditunjuk sebagai mitra PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) dalam menggarap proyek senilai USD900 juta tersebut.

"Kemudian menggali tentang peran saksi sebagai Dirut PLN dalam skema kerjasama proyek Riau-1 ini dan terkait penunjukan langsung Blackgold dalam hal ini jadi itu yang kami dalami tadi proses penyidikan," papar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Febri mengungkapkan, penyidik tengah melakukan pendalaman lebih jauh terkait dengan penunjukan konsorsium tersebut. Menurutnya, lembaga antirasuah mencium adanya skema yang besar dalam proses tersebut.

Selain itu, Febri menyebut, proses ini juga diduga adanya pengaruh-pengaruh dan aliran dana kepada pihak penyelenggara negara. "Tapi secara rinci tentu saja KPK belum bisa sampaikan materi pemeriksaan lebih jauh," tutur Febri.

Disisi lain, usai menjalani pemeriksaan penyidik KPK, hari ini, Sofyan mengungkapkan, dalam penunjukan konsorsium dalam proyek ini, pihaknya memang memiliki kewenangan tersendiri untuk melakukan penunjukan langsung.

"Oh tidak, kalau pemilihan langsung itu memang ada ketentuannya," klaim Sofyan.

Namun, Febri menekankan, pihaknya tidak mau percaya begitu saja mengenai penunjukan langsung tersebut. Pasalnya, sampai saat ini pihaknya masih menelisik adanya penyalahgunaan dalam kebijakan tersebut.

"Itu kami dalami saat ini jadi terlalu cepat kalau sekarang apakah penunjukan itu melalui Direksi atau didasari aturan yang lain," ucap Febri.

Sumber : okezone.com

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close