GQACT Ajak Masyarakat Luaskan Maslahat Qurban


Arie Perdana Putra 2018-07-19 18:34:57 Palembang 65 kali

Peluncuran Program ACT Sumsel

PALEMBANG, Kabar28.com,- Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (GQACT) Sumatera Selatan, kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama meluaskan maslahat kurban, dengan mengusung tema "lndonesia Berqurban, Bangsa dan Dunia Menikmatinya". 

Menurut Presiden GQACT, Ahyuddin, Indonesia Berqurban secara serempak salah ada di kota Palembang. Karena hal tersebut mencerminkan semangat Global Qurban untuk merekatkan kebersamaan masyarakat Indonesia melalui momen ibadah kurban. 

"Kebersamaan tersebut, bukan semata-mata untuk diri sendiri, namun juga untuk dunia. Momen kurban tahun ini berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia. Ini menjadi momen yang tepat untuk menguatkan semangat kebangsaan dan mempererat persatuan," katanya.

Lanjutnya, tahun lalu Global Qurban menyapa 250 kabupaten/kota di 34 provinsi se- Indonesia, serta 40 negara pra-sejahtera maupun yang ' terpapar krisis kemanusiaan.

"Jumlah wilayah jangkauan distribusi kurban ini meningkat pada tahun ini. Tahun 20l8, Global Qurban akan membawa amanah kurban masyarakat Indonesia ke 265 kabupaten/kota di 34 provinsi Indonesia dan 45 negara," ujarnya. 

Sementara, Branch Manager ACT Sumsel, Ardiansyah menjelaskan, distribusi daging qurban ditargetkan menyasar daerah yang mayoritas masyarakatnya memang membutuhkan.

"Tahun lalu, ACT Sumsel mendistribusikan daging qurban di pinggiran kota Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, Musi Banyuasin dan OKU Timur. Insya Allah. tahun ini akan menyasar kabupaten/kota yang-lebih banyak lagi," bebernya.

Sambungnya, Ibadah Qurban tersebut dijadikan momentum untuk melepas berbagai perbedaan. Saudara di negara-negara krisis kemanusiaan disapa, apalagi saudara di Sumsel.

"Untuk Global Qurban menggulirkan dua program baru pada momen kurban tahun ini. Program tersebut di antaranya adalah Kapal Qurban dan Dapur Qurban. Dua program ini menjadi tidak hanya menjadi ikhtiar untuk meluaskan nikmat kurban, namun juga sebagai ikhtiar untuk mempererat persatuan bangsa, dan memiliki kriteria yang khusus untuk hewan yang dikurbankan dan akan diperiksa layak atau tidaknya, pungkasnya," pungkasnya. (ant)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close