Garpu dan Gram Minta Gakkumdu Usut Tuntas Kasus Money Politic di Pilkada Lahat


Arie Perdana Putra 2018-07-12 18:49:10 Lahat 100 kali

Massa saat menggelar aksi

LAHAT, Kabar28.com,- Gerakan Rakyat Anti Politik Uang (Garpu) dan GRAM mendesak Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Lahat, segera menindaklanjuti secara tuntas atas semua laporan terkait dugaan Money Politik, yang dilaporkan oleh Tim Pemenangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lahat nomor urut 4, Bursah-Parhan.

Orasi tegakkan keadilan dalam menumpas Praktek Money Politik ini dilakukan halaman Sekretariat Gakumdu Lahat di Jalan R.Suprapto  Bandar Agung Kecamatan Lahat, Kamis (11/7/2018).

Koordinator Lapangan, Depi meminta polisi segera menangkap para pelaku dugaan Praktek Money Politik yang sudah terbukti, terkait laporan yang telah diberikan pada Gakkumdu yang dilakukan oleh tim Paslon nomor 3 sebelum pelaksanaan Pilkada Lahat tepatnya pada 27 Juni 2018 yang lalu.

“Kami sebagai masyarakat Kabupaten Lahat dengan tegas memerintahkan Gakumdu untuk bekerja lebih cepat dan transparan dalam mengusut semua laporan dugaan praktek Money Politik yang dilakukan oleh Paslon nomor 3”, katanya.

Kordinator Aksi, Hilal juga meminta Gakkumdu harus membuat penjelasan dan pernyataan secara tertulis terkait informasi sesat yang disampaikan oleh Berry dari unsur kejaksaan yang mana Berry menyampaikan ada yang mencabut berkas dan sudah ada yang menginfokan ke Tim Advokad. Namun setelah ditanyakan langsung, Tim Advokat tidak mendapatkan informasi secuil pun dari Gakumdu. Maka disini hilal bersama peserta aksi menyimpulkan bahwa informasi dari Berry adalah bohong dan menyesatkan.

"Kami memerintahkan kepada salah satu anggota Panwaslu untuk membongkar ke publik, siapa yang ingin menyogok 200 juta untuk memenangkan Paslon tertentu pada Pilkada Lahat dan disampaikan secara jelas dan tertulis. Jika Gakumdu masih ngeyel dan apatis dan juga tidak menjalankan perintah rakyat terkait 4 point tersebut, maka kami mendesak agar segera bubarkan Gakumdu, karena tidak mampu menjadi pioner pemberantasan penjahat Money Politik dan tidak bisa bekerja. Bubarkan Gakumdu, kami juga mendesak Kapolda Sumatera Selatan untuk menindak dan segera mengambil alih Gakumdu Lahat”, teriaknya.

Selain itu Ketua Panwaslu Lahat, Sepsata Andrian meyikapi  tuntutan massa bahwa pihaknya akan sesegera mungkin memberikan pernyataan tertulis seperti yang diminta.

"Kami berjanji selambat-lambatnya besok pagi akan kami keluarkan pernyataan tertulis. Tapi sabar dulu, biarkan kami berkerja dengan tenang," katanya.

Usai menyampaikan aspirasinya dan mendengar janji Sepsata di Gedung Gakumdu, massa kemudian bergeser ke Kantor Polres Lahat, guna memyampaikan tuntutan yang sama ke Polres Lahat. (jum)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close