KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Suap Gubernur Aceh


Mutiara Safitri 2018-07-12 12:52:07 Nasional 50 kali

Febri Diansyah (Foto : istimewa)

Jakarta, Kabar28.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami perkara suap penggunaan dana otonomi khusus aceh (DOKA) 2018. Hari ini penyidik memeriksa enam orang saksi dari unsur swasta di Mapolda Aceh.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, keenam orang yang identitasnya dirahasiakan itu akan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka Irwandi Yusuf yang juga Gubernur Aceh nonaktif.

"Hari ini diagandakan pemeriksaan enam saksi dari unsur swasta. Pemeriksaan akan dilakukan di Polda Aceh," kata Febri, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Terkait pemeriksaan itu, Febri mengimbau kepada seluruh saksi untuk bisa bekerja sama dengan lembaga antirasuah dalam kasus ini. Mengingat, seluruh keterangan sangat dibutuhkan agar dapat mengungkap perkara ini sampai ke akar-akarnya. "Sikap koperatif terhadap proses hukum tentu akan dihargai," ucap Febri.

Sejauh ini, lembaga antirasuah telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus tersebut, yakni, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah Ahmadi, dan dua pihak swasta Hendri Yuzal serta Syaiful Bahri.

Irwandi diduga menerima Rp500 juta, yang merupakan jatah Rp1,5 miliar, dari Ahmadi. Uang Rp500 juta ini, diduga bersumber dari pengusaha yang mendapat proyek di Kabupaten Bener Meriah. 

Diduga setiap anggaran untuk proyek yang dibiayai dari DOKA akan dipotong sebanyak 10 persen dari jumlah anggaran pada tahun ini sebesar Rp8,03 triliun. Untuk pejabat di tingkat provinsi akan menerima fee sebesar 8 persen dan 2 persen untuk tingkat kabupaten.

Terbaru, KPK juga melakukan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap empat orang terkait kasus dugaan suap ini. Mereka adalah model cantik sekaligus tenaga ahli Aceh Marathon, Steffy Burase; Kadis PUPR Pemprov Aceh, Rizal Aswandi; Kepala ULP Pemprov Aceh, Nizarli; serta Teuku Fadhilatul Amri.

Sumber : okezone.com 

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close