DPRD Sumsel Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD Sumsel 2017


Arie Perdana Putra 2018-07-11 22:22:39 Advertorial 62 kali

Wagub Sumsel Ishak Mekki membacakan laporan saat paripurna DPRD Sumsel

PALEMBANG, Kabar28.com,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian penjelasan Gubernur Sumsel terhadap raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Prov Sumsel tahun anggaran 2017.

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh PLT Ketua DPRD Sumsel, Ir H Uzer Efendi MS didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah, M Yansuri dan anggota dewan lainnya.

Dalam laporannya Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin yang dibacakan Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki mengatakan, salah satu kewajiban kepala daerah berdasarkan UU No 17 tahun 2003 tentang keuangan negara dan sejumlah aturan lainnya menyebut bahwa penyampin raerda mengenai pertanggung jawaban pelaksanaan APBD paling lambat 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir, setelah laporan keuabgab pemda diaudit oleh BPKRI.

"Sebagaimana diketahui laporan keuanga pemprov Sumsel telah diaudit BPK perwakilan Sumsel, telah diserahkan lepad agubernur dan DPRD Sumsel pada paripurna sebelumnya dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian," jelasnya.

Lebih jauh Ishak mengatakan kalau realisasi pendapatan tahun 2017 sebesar Rp 8,196 triliun atau 91, 97 persen dengan rincian, pendapatan asli daerah terealisasi Rp 3.032 T atau 95.78% dari target sebesar Rp Rp 3.165 T. Pendapatan transfer terealisasi Rp 4.661 T atau 70,88% daro target Rp 5,730T dan pendapatan lain lain PAD yang sah terealisasi Rp 1, 103 T atau 6,715% dari target Rp 16,428M.

Sedangkan untuk realisasi dana BOS sebesar Rp 1,095 T dianggarkan pada pendapatan transfer pemerintah pusat, sedangkan realisasi dicatat sebagai lain lain pendapatan yang sah. Dari sisi belanja, realisasi tahun 2017 adalah Rp 5,789T atau 89,89% dari yang direncanakan Rp 6,440 T.

"Untuk belanja transfer bagi hasil pajak daerah dan bantuan keuangan terealisasi sebesar Rp 620.830 M atau 92.68% dari anggaran sebesar Rp 669.890 M. Sedangkan untuk kontrukai pendapatan, belanja dan pembiayaan tahun 2017 sesuai uraian menunjukan adanya silpa sebesar Rp 40.982 milliar yabg akan dimanfaatkan pada perubahan APBD 2018," katanya.

Selanjutnya, lappran keuangan pemprov Sumsel tahun 2017 menggambarkan bahwa aset mengalami peningkatan menjadi sebesar Rp 22,164 T dari sebelumnya per 31 Desember 2016 sebesar 15,278 T. "Terkait dengan kewajiban/utang pemprov sunsel sebesar Rp 1 ,813 T dengan rincian piutang dengan pihak ketiga sebesar Rp 1.386 juta yang disebabkan kedudukan pemerintah sebagai pemotong pajak. Pendapatan diterima di muka Rp 141.105 juta merupakan pendapatan retribuai yang telah diterima tapi merupakan hak tahun 2018; uatang beban sebesar Rp 328.402 miliar terdiri dari uang beban transfer bantuan keuangan, utang beban hibah, utang beban pegawai, dan utang beban barang dan jasa; sisanya utang jangka pendek dan utang bagi hasil pajak masing masing Rp 326.652 milliar dan Rp 1.158 T yabg berasal dari utang bagi hasil pajak kendaraan.

Dipenghujung laporannya Ishak mengatakan pemprov sumseltelah berupaya maksimal untuk meningkatkan pembangunan sesuai dengan sekala perioritas yang telah ditetapkan tahun 2017. "Kami juga telah mengoptomalkan sumber sumber pendapatan dan efisiensi belanja sehingga SPBD digunakan secara efekyif dan efiaien," katanya.

Di sisi lain, lanjut Ishak kondisi perekonomian global, nasional dan kondiai keuangan pemerintah pusat juga berdampak pada capaian APBD

"Perubahan Provinsi Sumsel ini harus diimbangi dengan optimalisasi sumber-sumber pendapatan asli daerah, sehingga diharapkan kemandirian pendapatan dapat mengurangi ketergantunga  pada transfer daba dari pusat," pungkasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Sumsel, Uzer Efendi mengatakan, paripurna inj merupakan tindak lanjut dari paripurna sebelumnya tabggal 28 Mei 2018 dalam rapat paripurna istimewa. Untuk itu DPRD Sumsel telah menyerahkan hasil pemeriksaan atas lappran keuangan pemprov tahun 2017 kepada APBD dan Gubernur Sumsel.

"Atas nama lembaga DPRD Sumsel kami mengucapkan trimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada semua pihak atas semua kerjasamanya. Sehingga laporan keuangan ini berjalan dengan baik dan benar. (adv/ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close