Melawan, Pemilik Senpira Dilumpuhkan


Arie Perdana Putra 2018-07-11 09:21:02 Hukum 119 kali

Kondisi pemilik senpira usai ditembak

PALEMBANG, Kabar28.com,- Unit Reskrim Polsek Kemuning Palembang berhasil meringkus Johansyah (45), seorang warga pembawa senjata api (Senpi) rakitan yang mengaku sebagai Penjaga Keamanan (PK) di salah satu perusahaan daerah Kabupaten Ogan Komering ilir (OKI), Selasa (10/7/2018) malam.

Dari data yang didapatkan, Johansyah (45) merupakan warga Dusun V, Desa Mataram Jaya, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan komering Ilir (OKI). Dirinya ditangkap Polisi karena memiliki senjata api rakitan laras pendek beserta amunisinya.

Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing menerangkan, pihaknya curiga dengan gerak-gerik pelaku.

"Lalu, personil kita melihat seseorang dengan gerak-gerik mencurigakan, yang berencana akan mengisi bahan bakar kendaraannya di SPBU di samping Taman Makam Pahlawan," ungkap Kapolsek. 

Sambung Robert, berdasarkan kecurigaan personilnya, pelaku yang dengan perawakan rambut gondrong tersebut terlihat membawa senjata api yang disarungkan berada melilit di pinggangnya.

"Ketika tim kita hendak penyergapan, pelakupun melakukan perlawanan dan meletuskan senjata api rakitan miliknya tersebut, sehingga dengan cepat petugas melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kiri dan kaki kanan, karena dianggap membahayakan petugas," katanya.

Ditambahkan Robert, pelaku membeli senjata api rakitan tersebut, seharga Rp 2 juta yang pula di kawasan OKI.

"Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, apakah pelaku pernah terlibat kasus lain di wilayah OKI atau tidak," tutupnya.

Sementara, menurut keterangan pelaku, ia (Johansyah_red) bekerja sebagai Penjaga Keamanan (PK) di salah satu perusahaan di daerah Ogan Komering ilir (OKI), dirinya membawa senjata api rakitan tersebut hanya untuk menjaga keamanan di daerah OKI tempatnya bekerja. Hanya buat jaga diri," kata pelaku.

Untuk barang bukti yang diamankan sendiri berupa satu unit kendaraan roda empat BG 9929 MI berwarna silver, kemudin sepucuk senjata Api rakitan laras pendek dengan isi lima selinder,  lalu 12 butir peluru yang masih aktif dan satu butir selonsong. Sesuai peraturn, atas ulahnya pelaku dikenakan pasal Undang undang Darurat No.12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (ard)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close