350 Peserta Ikuti Kontes Burung se- Ogan Ilir


Arie Perdana Putra 2018-07-10 16:21:15 Ogan Ilir 155 kali

Para peserta sedang mengikuti lomba. (app)

INDRALAYA, Kabar28.com,- Sekitar 350 peserta dari beberapa jenis burung seperti Kacer, Kenari Bebas, Love Bird, Ciblek mengikuti lomba kicau burung di Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (10/7/2018).

Ketua Kicau Mania Ogan Ilir, Deny Naurere mengatakan, lomba burung yang kerap diadakan di berbagai daerah sebenarnya memiliki dampak positif bagi jumlah burung di Indonesia. Sebab para pemilik burung sering melakukan penangkaran dengan menghasilkan burung-burung melalui perkawinan dalam sangkar. Semakin banyak jenis burung yang dilombakan artinya semakin banyak juga jumlah burung tersebut.

"Penangkaran seperti ini yang saya kira selain memberikan ruang bagi penggemar burung juga penangkaran ini bisa menjaga spesies itu dari kepunahan," katanya.

Di sisi lain, lanjutnya, lomba kicau burung yang diikuti para pecinta burung juga memiliki dampak ekonomis. Dengan adanya penangkaran, ekonomi kerakyatan ikut terangkat misalnya dengan tumbuhnya para pembuat sangkar burung, penjual pakan, obat-obatan, dan hal kecil lain yang dibutuhkan dalam penangkaran.

"Memelihara burung dalam sangkar atau kandang telah dikenal sejak lama di Indonesia. Dalam perkembangannya, kini jenis burung bukan lagi sekedar untuk dipelihara dalam sangkar atau kandang, namun jenis-jenis burung juga biasa dikonteskan serta untuk diperdagangkan," ujarnya.

Burung di Indonesia mulai populer pada awal 1970-an, kini sudah menyebar sampai ke desa-desa. Bahkan dalam dua tahun ini, negara tetangga sudah mulai melakukan adopsi kontes burung dan beberapa praktisi masyarakat diundang untuk melatih di Malaysia.

"Ini merupakan sebuah kreasi dan kesempatan bagus untuk masyarakat Indonesia. Semua burung yang ikut kontes peraga dan kicau berasal dari lembaga konservasi dan memiliki ring tanda penangkaran secara bertahap," ujarnya.

Hingga saat ini, jenis-jenis burung yang biasa dikonteskan antara lain Anis kembang (Zoothera interpres), Anis merah (Zoothera citrina), Ciblek (Prinia familiaris), Cucak hijau (Chloropsis sonneratii), Cucak jenggot (Criniger bres), Gelatik batu (Parus major), Jalak suren (Sturnus contra), Kacer/murai (Copsychus saularis), Kenari (Serinus canarius), Lovebird (Agapornis sp.), Murai batu (Copsychus malabaricus), Parkit (Melopsittacus undulates), Pentet/toed (Lanius schach), Pleci/kacamata (Zostrops palpebrosa), Cucak rawa (Pycnonotus zeylanicus), Kolibri ninja (Leptocoma sperata), dan Beranjangan (Mirafra javanica). (app)

Bagikan Berita/Artikel ini :

Berita Terkait


Berita Terbaru


close